yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Apakah Indeks Harga Saham Gabungan masih mempunyai tenaga lebih untuk kembali kembali menyusul tiga perdagangan sebelumnya? Hal itu akan diuji di tengah tekanan ambil untung pada perdagangan Kamis (18/10/2012).
Sentimen positif kembali datang dari bursa global semalam. Indeks bursa Wall street menguat lagi untuk kedua kalinya secara berurutan merepresentasikan positifnya data perumahan di Amerika Serikat. Namun, performa keuangan IBM cukup buruk membebani Indeks Dow Jones industrial average.
Di akhir perdagangan semalam, Indeks Dow Jones hanya mampu naik tipis 5,22 poin (0,04 persen) ke level 13.577. Indeks S&P500 menguat 5,99 poin (0,41 persen). Indeks Komposit Nasdaq menguat 2,95 poin (0,10 persen) ke level 3.104,12.
Kemarin, IHSG ditutup naik lagi dan mencetak level tertingginya dalam sejarah. Indeks menguat 8,45 poin (0,19 persen) ke level 4.337,53 dengan jumlah transaksi 9,71 juta lot atau setara Rp 5,12 triliun. Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih di pasar reguler Rp 284 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli adalah BMRI, PGAS, BBCA, ASRI, dan INTP. Mata uang rupiah terdepresiasi ke level Rp 9.606 per dollar AS.
Kenaikan IHSG itu, menurut riset eTrading Securities, merupakan sinyal uptrend IHSG yang positif. Untuk perdagangan hari ini IHSG akan mengalami sentimen variatif dengan kecenderungan positif. Support indeks di level 4.305 dan resistance di level 4.365. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah ISAT, BBTN dan JSMR.