• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

IHSG Diprediksi Masih Merah

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
1iIk.jpg

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, diperkirakan masih akan melanjutkan pelemahannya. Hal ini masih dipengaruhi bursa Asia dan Eropa yang masih melemah.

Analis Trust Securities Reza Priyambada mengatakan saat ini level IHSG sudah berada pada kisaran support yang telah diperkirakan sebelumnya, yaitu 4.825-4.848.

"Jika sentimen yang ada tidak cukup kuat menopang IHSG, maka pelemahan lanjutan kemungkinan masih akan terjadi meskipun belum terlalu signifikan. Apalagi jika asing masih melakukan nett sell yang secara psikologis mempengaruhi pemodal lokal untuk ikut jualan," kata Reza di Jakarta, Kamis (14/3/2013).

Reza memerkirakan IHSG hari ini akan bergerak pada level support 4.809-4.822 dan resistance 4.877-4.886.

Untuk rekomendasi sahamnya antara lain ADHI, BBTN, ROTI, HERO, CPIN, APLN, MDLN, PNBN, ICBP, BJTM.

Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.868,90 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.815,85 (level terendahnya) jelang preclosing dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.835,44. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

Bursa saham Asia memerah setelah diterpa kabar bahwa kenaikan harga saham-saham China terlalu cepat. Apalagi, banyak pihak juga mengkhawatirkan tingginya rilis inflasi yang mengakibatkan pemerintah China nantinya akan memperketat pelonggaran moneternya.

Di sisi lain, laju Yen Jepang yang menguat menghempaskan indeks saham Nikkei setelah pihak oposisi menyatakan ketidakberpihaknya terhadap Deputi Gubernur BoJ, Iwata, yang pro-stimulus. Belum lagi, pembukaan bursa saham Eropa yang membuat pelaku pasar tidak mood untuk melakukan transaksi di bursa.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.