Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Saudara-saudara sebangsa & seranah digital...
Tinggal di "Kota Kreatif" sering terbayang sebagai cara hidup yg ideal, untuk mengekspresikan jati diri, kesejahteraan dari kreativitas kolektif, hingga pengalaman hidup menggembirakan yg dapat ditemukan secara dekat dengan kita.
Kota Kreatif itu tidak cuma ada di luar negeri, melainkan Indonesia juga sudah punya & orang-orang yg memperjuangkannya sudah bergerak bersama sejak 27 April 2015, bergabung dalam jejaring lintas komunitas atau organisasi yg bernama Indonesia Creative Cities Network (ICCN).
[Foto: Pengurus Pusat ICCN]
ICCN berkomitmen mewujudkan Kota/Kabupaten Kreatif, yg cirinya terangkum dalam 11 Prinsip Kota Kreatif*:
1. Kota yg welas asih
2. Kota yg inklusif
3. Kota yg melindungi hak asasi manusia
4. Kota yg memuliakan kreativitas masyarakatnya
5. Kota yg tumbuh bersama lingkungan yg lestari
6. Kota yg memelihara kearifan sejarah sekaligus membangun semangat pembaharuan
7. Kota yg dikelola secara transparan, adil & jujur
8. Kota yg memenuhi kebutuhan dasar masyarakat
9. Kota yg memanfaatkan energi terbarukan
10. Kota yg sanggup menyediakan fasilitas biasa yg layak bagi masyarakat
Untuk dapat mewujudkan 11 Prinsip tersebut, Kota/Kabupaten harus bergerak dengan berbagai aktivitas yg juga sudah diramu ICCN jadi 11 Jurus Kota/Kabupaten, atau Catha Ekadasa*:
1. Forum Lintas Ekonomi Kreatif
2. Komite Ekonomi Kreatif Pemerintah Daerah
3. Ekosistem Kreatif Kota/Kabupaten (Iterasatari)
4. Navigasi Pembangunan Kota
5. Design Action/Musrenbang Interaktif
6. Indeks Kota Kreatif
7. Command Centre
8. Strategi Komunikasi & Narasi
9. City Branding Management
10. Festival Komunitas
11. Wirausaha Kreatif Desa X Kota
[*Baca lengkap di Buku Putih Kota Kreatif ICCN]
Secara internasional, ICCN terhubung dengan UNESCO Creative Cities Network (UCCN). Hingga saat ini, beberapa Kota/Kabupaten jejaring ICCN di Indonesia yg sudah resmi terintegrasi dengan UCCN:
1. Pekalongan Creative City of Crafts and Folk Arts (Kota Kreatif Kerajinan & Kesenian Rakyat)
2. Bandung Creative City of Design (Kota Kreatif Desain)
3. Ambon Creative City of Music (Kota Kreatif Musik)
4. Jakarta Creative City of Literature (Kota Kreatif Sastra/Literatur)
Sampai saat ini, ICCN sudah merangkul jejaring lintas organisasi di lebih dari 250 Kota/Kabupaten seluruh Indonesia.Markas akbar ICCN disebut Simpul Space, yg berada di Jl. Braga, Kota Bandung, Jawa Barat.
ICCN konsisten menjahit sinergi antarjejaring serta kolaborasi potensi kreativitas dari jejaring yg tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Di antaranya melalui program rutin tahunan seperti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) & Indonesia Creative Cities Festival (ICCF).
Setiap Rakornas ICCN sering memiliki banyak cerita yg istimewa, kali ini berkumpulnya di Jakarta, dengan tema "Jejaring Lokal Keren".
Sebab inilah inti dari keberadaan ICCN, mulai dari mengidentifikasi betapa kerennya potensi talenta kreatif & Ekonomi Kreatif lokal, lalu menjahit ragam potensi kreativitasnya untuk pengembangan Kota/Kabupaten, hingga menghimpun kekuatan yg lebih akbar untuk Indonesia yg maju dengan kekayaan kreativitas bangsanya.
Rakornas ICCN tahun ini dikerjakan ICCN bersama Jakarta Creative City Forum (JCCF), jejaring ICCN di Jakarta yg baru terbentuk tahun 2021 & diketuai Handoko Hendroyono, pakar creativebranding &placemaking yang juga Co-Founder & CEO M Bloc.
[Foto Konferensi Pers Rakornas ICCN 2022: Ketua Umum ICCN, Fiki Satari; Ketua JCCF & Ketua Rakornas ICCN 2022, Handoko Hendroyono; Ketua Pelaksana Rakornas ICCN 2022 & Wakil Direktur Pemasaran ICCN, Wena Wahyudi Komang]
Rakornas ICCN 2022 berlangsung pada 27-28-29 September, dihadiri jejaring ICCN dari 225 Kota/Kabupaten, yg berdatangan dari seluruh Indonesia.
Bersama juga narasumber 7 Kepala Daerah (1 Gubernur, 4 Wali Kota, 2 Bupati), 3 Menteri, 1 Komisaris Utama BUMN, & 1 Staf Khusus Presiden.
Sebelum mulai Rakornas,press conferencedigelar di iNews Tower, & saya jadi Moderator.
[Foto Konferensi PersRakornas ICCN 2022: Vinca Rosellinia Natasha (@VincaCallista) sebagai Moderator]
Hari berikutnya, betapa antusias, akhirnya Jejaring ICCN dari luar kota & luar pulau mulai mendarat serta memasuki Jakarta, menghadiri Rakornas ICCN 2022!
Hari-1 Rakornas ICCN 2022: Internal Jejaring di SMESCO
Ketua Umum ICCN Fiki Satari membuka hari perdana Rakornas ICCN 2022, yg berfokus pada koordinasi peran & penguatan jejaring ICCN di seluruh Indonesia.
Fiki menegaskan bahwa peran Jejaring ICCN ada di tengah antara Pemerintah & Masyarakat, sehingga harus sanggup memoderasi atau menjembatani identifikasi potensi serta mengomunikasikannya, demi bersama dapat kompak memajukan berbagai talenta kreatif maupun produk & jenama lokal.
[Foto Atas: Ketua Umum ICCN, Fiki Satari | Foto Bawah: Ketua Umum Pertama ICCN, Paulus Mintarga; Ketua JCCF, Handoko Hendroyono]
Shafiq Pontoh sebagai narasumber hari ke-1 Rakornas ICCN 2022 turut berbagi ilmu pada sesi Strategi Komunikasi Digital. Shafiq bahkan memandu para pesertaupdatedi Instagram bersamaan, melalui postingswafoto yg di-tagpada Ketua Umum.
Kegiatan kemudian fokus pada Workshop Penguatan Jejaring, dipandu Wakil Direktur Kelembagaan ICCNMario Devys. Konsentrasipadapara narasumber utama sesungguhnya, yaitu Jejaring ICCN sendiri, yg hadir diwakili para Delegasi 225 Kota/Kabupaten dari Aceh hingga Papua.
[Foto: Rakornas Hari ke-1]
Hari-2 Rakornas ICCN 2022: National Conference & Konser Voice of Baceprot (VoB) di Jakarta Concert Hall, iNews Tower
National Conference sering jadi menu utama Rakornas ICCN. Berada pada hari ke-2 ini, National Conference diisi;
-> Menteri BUMN & Dewan Kehormatan ICCN, Erick Thohir
-> Menteri Koperasi & UKM, Teten Masduki
-> Staf Khusus Presiden & Dewan Kehormatan ICCN,Putri Tanjung
-> Ketua Dewan Pengarah ICCN & Komisaris Utama Telkomsel, Wishnutama
-> Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak
-> Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir
-> Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih
-> PJ. Wali Kota Jayapura, Frans Pekey
-> Wakil Wali Kota Pekalongan, Salahudin
-> Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi
-> Bupati Bone Bolango, Hamim Pou
-> Direktur Utama LPDB-KUMKM, Soepomo
-> Co-Founder & COO Tiket.com, Dimas Surya Yaputra
->CEOGojek Entertainment Group, Edy Sulistyo
-> CTO MNC Group, Yudi Hamka.
Erick Thohir menegaskan pandangan serta keyakinannya atas potensi ragam kebudayaan Indonesia, yg dapat jadi penopang untuk mewujudkan kekuatan akbar sebagaiPop Culture Country.
Quote:
"Kebudayaan kita beragam-ragam. Sejak 2017, saya waktu itu sama Mas Tama [Wishnutama], kita ditugaskan Asian Games waktu itu. Selalu saya bicara Pop Culture Country. Mungkin pada saat itu orang masih 'Apa Pop Culture?'. Kenapa? Artinya apa? Sebuah kultural yg dapat jadi tren, tetapi menghasilkan juga nilai-nilai keekonomian. Ini yg sekarang kita sedang dorong bersama-sama," jelas Erick Thohir.
Quote:
"Indonesia ini ditargetkan setiap tahun tumbuh 5 persen ekonominya. Pertanyaannya, tumbuh 5 persen dari mana?" Erick Thohir selanjutnya memaparkan kaitannya potensi kekayaan budaya Indonesia untuk membuka jalur ekonomi baru, khususnya dalam klasifikasi Ekonomi Kreatif & Industri Kreatif."Kalau Indonesia harus tumbuh 5 persen setiap tahun, berarti kita harus mendorong ekonomi-ekonomi baru yg sangat potensial."
[Foto: DashboardJejaring ICCN yg dipresentasikan pada awal kegiatan hari ke-2]
Hari ke-2 ini semakin meriah dengan adanya Intimate Concert bersama Voice of Baceprot (VoB),bandmetal yg terdiri dari Marsya, Sitti, & Widi, tiga perempuan muda kreatif yg berasal dari Garut, Jawa Barat.
Voice of Baceprot (VoB) sudah konser di banyak negara, seperti dBelanda, Belgia, Prancis, Swiss, hingga tampil pada festival metal terbesar dunia, "Wacken Open Air" di Jerman.
Pada selasar Jakarta Concert Hall dibukaboothCatha Ekadasa untuk para peserta dapat mengerjakan konsultasi mengenai 11 Jurus Kota/Kabupaten Kreatif tersebut.
Selain itu juga ada "Lokal Rasa", atau spotmencoba Kudapan Nusantara yg dibawa oleh Jejaring ICCN dari daerah masing-masing. Erick Thohir & Putri Tanjung turut menikmati ini, dengan didampingi oleh Food Storyteller Ade Putri.
[Foto: Rakornas ICCN 2022 Hari ke-2, 28 September]
Hari-3 Rakornas ICCN 2022: Telusur Lokal & Intimate Farewell Dinner di Sky Deck, Sarinah
Sebelum para Delegasi dari 225 Kota/Kabupaten jejaring ICCN kembali ke daerah masing-masing, hari ke-3 Rakornas ICCN 2022 ini diisi dengan rangkaian tur & acara; Berpencar dalam dua grup untuk "Telusur Lokal" ke Pos Bloc & M Bloc Space, lalu berkumpul lagi di Sarinah untuk Intimate Farewell Dinner di Sky Deck.
Dinner ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Deputi Ekonomi Digital & Produk Kreatif Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)Neil El Himam, serta Direktur Utama BUMN SarinahFetty Kwartati.
Pada pentas Intimate Farewell Dinner ini juga tampil Kawan-kawan Jejaring ICCN yg berlomba mengajukan daerahnya untuk jadi Tuan Rumah Rakornas ICCN 2023.
[Foto: Rakornas ICCN 2022 Hari ke-3]
Besar harapan, setelah menghadiri serta turut berperan aktif pada Rakornas ICCN 2022: "Jejaring Lokal Keren" di Jakarta, Jejaring ICCN kembali ke daerah masing-masing dengan pikiran yg penuh inspirasi, semangat yg penuh antusiasme, serta hati yg penuh kelegaan,karena meyakini bahwa memperjuangkan potensi Ekonomi Kreatif lokal serta kesejahteraan daerah dari kreativitas talentanya tidak akan pernah jadi perjuangan dalam kesendirian, dengan adanya pendampingan ICCN serta jejaringnya di seluruh Indonesia.
ICCN memang Simpul Jejaring Lokal Indonesia yg Keren!
Sampai jumpa di Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2022!
Tinggal di "Kota Kreatif" sering terbayang sebagai cara hidup yg ideal, untuk mengekspresikan jati diri, kesejahteraan dari kreativitas kolektif, hingga pengalaman hidup menggembirakan yg dapat ditemukan secara dekat dengan kita.
Kota Kreatif itu tidak cuma ada di luar negeri, melainkan Indonesia juga sudah punya & orang-orang yg memperjuangkannya sudah bergerak bersama sejak 27 April 2015, bergabung dalam jejaring lintas komunitas atau organisasi yg bernama Indonesia Creative Cities Network (ICCN).
[Foto: Pengurus Pusat ICCN]
ICCN berkomitmen mewujudkan Kota/Kabupaten Kreatif, yg cirinya terangkum dalam 11 Prinsip Kota Kreatif*:
1. Kota yg welas asih
2. Kota yg inklusif
3. Kota yg melindungi hak asasi manusia
4. Kota yg memuliakan kreativitas masyarakatnya
5. Kota yg tumbuh bersama lingkungan yg lestari
6. Kota yg memelihara kearifan sejarah sekaligus membangun semangat pembaharuan
7. Kota yg dikelola secara transparan, adil & jujur
8. Kota yg memenuhi kebutuhan dasar masyarakat
9. Kota yg memanfaatkan energi terbarukan
10. Kota yg sanggup menyediakan fasilitas biasa yg layak bagi masyarakat
Untuk dapat mewujudkan 11 Prinsip tersebut, Kota/Kabupaten harus bergerak dengan berbagai aktivitas yg juga sudah diramu ICCN jadi 11 Jurus Kota/Kabupaten, atau Catha Ekadasa*:
1. Forum Lintas Ekonomi Kreatif
2. Komite Ekonomi Kreatif Pemerintah Daerah
3. Ekosistem Kreatif Kota/Kabupaten (Iterasatari)
4. Navigasi Pembangunan Kota
5. Design Action/Musrenbang Interaktif
6. Indeks Kota Kreatif
7. Command Centre
8. Strategi Komunikasi & Narasi
9. City Branding Management
10. Festival Komunitas
11. Wirausaha Kreatif Desa X Kota
[*Baca lengkap di Buku Putih Kota Kreatif ICCN]
Secara internasional, ICCN terhubung dengan UNESCO Creative Cities Network (UCCN). Hingga saat ini, beberapa Kota/Kabupaten jejaring ICCN di Indonesia yg sudah resmi terintegrasi dengan UCCN:
1. Pekalongan Creative City of Crafts and Folk Arts (Kota Kreatif Kerajinan & Kesenian Rakyat)
2. Bandung Creative City of Design (Kota Kreatif Desain)
3. Ambon Creative City of Music (Kota Kreatif Musik)
4. Jakarta Creative City of Literature (Kota Kreatif Sastra/Literatur)
Sampai saat ini, ICCN sudah merangkul jejaring lintas organisasi di lebih dari 250 Kota/Kabupaten seluruh Indonesia.Markas akbar ICCN disebut Simpul Space, yg berada di Jl. Braga, Kota Bandung, Jawa Barat.
ICCN konsisten menjahit sinergi antarjejaring serta kolaborasi potensi kreativitas dari jejaring yg tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Di antaranya melalui program rutin tahunan seperti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) & Indonesia Creative Cities Festival (ICCF).
Setiap Rakornas ICCN sering memiliki banyak cerita yg istimewa, kali ini berkumpulnya di Jakarta, dengan tema "Jejaring Lokal Keren".
Sebab inilah inti dari keberadaan ICCN, mulai dari mengidentifikasi betapa kerennya potensi talenta kreatif & Ekonomi Kreatif lokal, lalu menjahit ragam potensi kreativitasnya untuk pengembangan Kota/Kabupaten, hingga menghimpun kekuatan yg lebih akbar untuk Indonesia yg maju dengan kekayaan kreativitas bangsanya.
Rakornas ICCN tahun ini dikerjakan ICCN bersama Jakarta Creative City Forum (JCCF), jejaring ICCN di Jakarta yg baru terbentuk tahun 2021 & diketuai Handoko Hendroyono, pakar creativebranding &placemaking yang juga Co-Founder & CEO M Bloc.
[Foto Konferensi Pers Rakornas ICCN 2022: Ketua Umum ICCN, Fiki Satari; Ketua JCCF & Ketua Rakornas ICCN 2022, Handoko Hendroyono; Ketua Pelaksana Rakornas ICCN 2022 & Wakil Direktur Pemasaran ICCN, Wena Wahyudi Komang]
Rakornas ICCN 2022 berlangsung pada 27-28-29 September, dihadiri jejaring ICCN dari 225 Kota/Kabupaten, yg berdatangan dari seluruh Indonesia.
Bersama juga narasumber 7 Kepala Daerah (1 Gubernur, 4 Wali Kota, 2 Bupati), 3 Menteri, 1 Komisaris Utama BUMN, & 1 Staf Khusus Presiden.
Sebelum mulai Rakornas,press conferencedigelar di iNews Tower, & saya jadi Moderator.
[Foto Konferensi PersRakornas ICCN 2022: Vinca Rosellinia Natasha (@VincaCallista) sebagai Moderator]
Hari berikutnya, betapa antusias, akhirnya Jejaring ICCN dari luar kota & luar pulau mulai mendarat serta memasuki Jakarta, menghadiri Rakornas ICCN 2022!
Hari-1 Rakornas ICCN 2022: Internal Jejaring di SMESCO
Ketua Umum ICCN Fiki Satari membuka hari perdana Rakornas ICCN 2022, yg berfokus pada koordinasi peran & penguatan jejaring ICCN di seluruh Indonesia.
Fiki menegaskan bahwa peran Jejaring ICCN ada di tengah antara Pemerintah & Masyarakat, sehingga harus sanggup memoderasi atau menjembatani identifikasi potensi serta mengomunikasikannya, demi bersama dapat kompak memajukan berbagai talenta kreatif maupun produk & jenama lokal.
[Foto Atas: Ketua Umum ICCN, Fiki Satari | Foto Bawah: Ketua Umum Pertama ICCN, Paulus Mintarga; Ketua JCCF, Handoko Hendroyono]
Shafiq Pontoh sebagai narasumber hari ke-1 Rakornas ICCN 2022 turut berbagi ilmu pada sesi Strategi Komunikasi Digital. Shafiq bahkan memandu para pesertaupdatedi Instagram bersamaan, melalui postingswafoto yg di-tagpada Ketua Umum.
Kegiatan kemudian fokus pada Workshop Penguatan Jejaring, dipandu Wakil Direktur Kelembagaan ICCNMario Devys. Konsentrasipadapara narasumber utama sesungguhnya, yaitu Jejaring ICCN sendiri, yg hadir diwakili para Delegasi 225 Kota/Kabupaten dari Aceh hingga Papua.
[Foto: Rakornas Hari ke-1]
Hari-2 Rakornas ICCN 2022: National Conference & Konser Voice of Baceprot (VoB) di Jakarta Concert Hall, iNews Tower
National Conference sering jadi menu utama Rakornas ICCN. Berada pada hari ke-2 ini, National Conference diisi;
-> Menteri BUMN & Dewan Kehormatan ICCN, Erick Thohir
-> Menteri Koperasi & UKM, Teten Masduki
-> Staf Khusus Presiden & Dewan Kehormatan ICCN,Putri Tanjung
-> Ketua Dewan Pengarah ICCN & Komisaris Utama Telkomsel, Wishnutama
-> Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak
-> Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir
-> Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih
-> PJ. Wali Kota Jayapura, Frans Pekey
-> Wakil Wali Kota Pekalongan, Salahudin
-> Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi
-> Bupati Bone Bolango, Hamim Pou
-> Direktur Utama LPDB-KUMKM, Soepomo
-> Co-Founder & COO Tiket.com, Dimas Surya Yaputra
->CEOGojek Entertainment Group, Edy Sulistyo
-> CTO MNC Group, Yudi Hamka.
Erick Thohir menegaskan pandangan serta keyakinannya atas potensi ragam kebudayaan Indonesia, yg dapat jadi penopang untuk mewujudkan kekuatan akbar sebagaiPop Culture Country.
Quote:
"Kebudayaan kita beragam-ragam. Sejak 2017, saya waktu itu sama Mas Tama [Wishnutama], kita ditugaskan Asian Games waktu itu. Selalu saya bicara Pop Culture Country. Mungkin pada saat itu orang masih 'Apa Pop Culture?'. Kenapa? Artinya apa? Sebuah kultural yg dapat jadi tren, tetapi menghasilkan juga nilai-nilai keekonomian. Ini yg sekarang kita sedang dorong bersama-sama," jelas Erick Thohir.
Quote:
"Indonesia ini ditargetkan setiap tahun tumbuh 5 persen ekonominya. Pertanyaannya, tumbuh 5 persen dari mana?" Erick Thohir selanjutnya memaparkan kaitannya potensi kekayaan budaya Indonesia untuk membuka jalur ekonomi baru, khususnya dalam klasifikasi Ekonomi Kreatif & Industri Kreatif."Kalau Indonesia harus tumbuh 5 persen setiap tahun, berarti kita harus mendorong ekonomi-ekonomi baru yg sangat potensial."
[Foto: DashboardJejaring ICCN yg dipresentasikan pada awal kegiatan hari ke-2]
Hari ke-2 ini semakin meriah dengan adanya Intimate Concert bersama Voice of Baceprot (VoB),bandmetal yg terdiri dari Marsya, Sitti, & Widi, tiga perempuan muda kreatif yg berasal dari Garut, Jawa Barat.
Voice of Baceprot (VoB) sudah konser di banyak negara, seperti dBelanda, Belgia, Prancis, Swiss, hingga tampil pada festival metal terbesar dunia, "Wacken Open Air" di Jerman.
Pada selasar Jakarta Concert Hall dibukaboothCatha Ekadasa untuk para peserta dapat mengerjakan konsultasi mengenai 11 Jurus Kota/Kabupaten Kreatif tersebut.
Selain itu juga ada "Lokal Rasa", atau spotmencoba Kudapan Nusantara yg dibawa oleh Jejaring ICCN dari daerah masing-masing. Erick Thohir & Putri Tanjung turut menikmati ini, dengan didampingi oleh Food Storyteller Ade Putri.
[Foto: Rakornas ICCN 2022 Hari ke-2, 28 September]
Hari-3 Rakornas ICCN 2022: Telusur Lokal & Intimate Farewell Dinner di Sky Deck, Sarinah
Sebelum para Delegasi dari 225 Kota/Kabupaten jejaring ICCN kembali ke daerah masing-masing, hari ke-3 Rakornas ICCN 2022 ini diisi dengan rangkaian tur & acara; Berpencar dalam dua grup untuk "Telusur Lokal" ke Pos Bloc & M Bloc Space, lalu berkumpul lagi di Sarinah untuk Intimate Farewell Dinner di Sky Deck.
Dinner ini turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Deputi Ekonomi Digital & Produk Kreatif Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)Neil El Himam, serta Direktur Utama BUMN SarinahFetty Kwartati.
Pada pentas Intimate Farewell Dinner ini juga tampil Kawan-kawan Jejaring ICCN yg berlomba mengajukan daerahnya untuk jadi Tuan Rumah Rakornas ICCN 2023.
[Foto: Rakornas ICCN 2022 Hari ke-3]
Besar harapan, setelah menghadiri serta turut berperan aktif pada Rakornas ICCN 2022: "Jejaring Lokal Keren" di Jakarta, Jejaring ICCN kembali ke daerah masing-masing dengan pikiran yg penuh inspirasi, semangat yg penuh antusiasme, serta hati yg penuh kelegaan,karena meyakini bahwa memperjuangkan potensi Ekonomi Kreatif lokal serta kesejahteraan daerah dari kreativitas talentanya tidak akan pernah jadi perjuangan dalam kesendirian, dengan adanya pendampingan ICCN serta jejaringnya di seluruh Indonesia.
ICCN memang Simpul Jejaring Lokal Indonesia yg Keren!
Sampai jumpa di Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2022!
Salam Tenang, Teliti, Tekun,
-VINC
Kemarin 21:41