Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Kecelakaan kebakaran yg terjadi di Dusun Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, sudah menunjukkan keberanian luar biasa dari seorang ibu bernama Jumiati (43 tahun). Pada Sabtu (05/08/23) dini hari, Jumiati nekat berjuang melawan kobaran api demi menyelamatkan dua anaknya, yaitu RK yg masih bersekolah di SMP & anak balitanya.
Kisah heroik ini berawal saat rumah Jumiati tiba-tiba terjangan api. Ia yg sedang tertidur terbangun oleh bau asap & panas yg menyengat. Ketika melihat, api sudah membesar di bagian ruang tamu rumahnya. Dengan cepat, tanpa ragu, Jumiati segera menggendong anak balitanya & memeluk putranya yg masih duduk di bangku SMP untuk keluar dari rumah yg terbakar.
Dengan perasaan berani, Jumiati berhasil melintasi api yg membara & bahaya runtuhan atap bangunan yg mengancam. "Pada saat itu, yg bersangkutan (Jumiati) sedang tidur & tiba-tiba api sudah besar. Dia langsung lari keluar sambil menggendong anaknya," ungkap AKP Eko Sujoko, Kapolsek Selorejo.
Keberanian Jumiati membuahkan hasil, karena ia berhasil menyelamatkan dirinya & kedua anaknya dari amukan api yg memusnahkan rumah mereka. Meski sang ibu berhasil menyelamatkan anak-anaknya, tindakan tersebut dapat dianggap nekat & berani.
Setelah membawa anak-anaknya ke tempat yg aman, Jumiati kembali ke dalam rumah yg terbakar untuk mengambil satu-satunya sepeda motor yg dimilikinya. Tindakan ini memperlihatkan dedikasi Jumiati yg luar biasa dalam melindungi harta berharganya.
Pengorbanan Jumiati terjadi ketika suaminya sedang bekerja di Sulawesi. Sementara itu, para tetangga yg tidur pulas tidak menyadari kobaran api yg membahayakan itu.
"Saat itu, cuma sepeda motor yg dapat diselamatkan karena api sudah terlalu besar," jelas Kapolsek Selorejo.
Para tetangga baru menyadari kebakaran tersebut ketika api sudah merambat & membakar seluruh rumah. Upaya mereka dalam memadamkan api juga sia-sia karena kobaran api sudah terlalu meluas.
Dari keterangan Jumiati, dugaan awal menyebutkan bahwa api berasal dari bagian depan kamar. Charger HP yg diduga meledak dapat menyebabkan api & merusak material yg mudah terbakar.
"Pada saat kejadian, api langsung meluap tinggi, dimulai dari kamar depan (tempat charger HP meledak & menimbulkan api yg merusak material yg mudah terbakar)," tambahnya.
Polsek Selorejo saat ini tengah menyelidiki penyebab pasti kebakaran ini. Diperkirakan kerugian materi akibat insiden ini mencapai 150 juta rupiah.
Keberanian Jumiati yg luar biasa dalam menghadapi kebakaran ini sudah memperlihatkan kasih sayang seorang ibu & tekad kuat untuk melindungi keluarganya.
Meskipun kerugian material tidak dapat dihindari, semangat & dedikasi Jumiati patut diacungi jempol. Polsek Selorejo berupaya mengungkap penyebab pasti kebakaran ini demi keamanan & kenyamanan masyarakat setempat.
Info lengkapnya DI SINI Hari ini 09:10