Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Himpunan Wanita Karya Provinsi Sumatera Barat saat menyalurkan amanah bantuan untuk warga terdampak bencana banjir di Sumbar. (Dok. Istimewa)
Solok Himpunan Wanita Karya (HWK) Provinsi Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya dalam menolong korban bencana alam di Sumatera Barat. Menyalurkan amanah bantuan dari DPP HWK, DPD HWK Sumatera Selatan, Alumni AG SMANTA Palembang, serta para donatur perorangan, regu HWK Sumbar pada 23 26 Desember 2025 menyisir wilayah terdampak banjir mulai dari Kota Padang hingga daerah terparah di Kabupaten Solok.
Rangkaian penyaluran bantuan dimulai pada 23 Desember 2025 di Kota Padang & dikoordinir oleh Wakil Ketua HWK Sumbar, Yeni Zafitri, SE, bersama jajaran pengurus lainnya, yaitu Dian Anggraini, M.Pd, Dra. Witra Dewi, M.Pd, Dewan Kebijakan Dra. Hallen A., M.Pd, Sasmin Nurhasmi, serta Sekretaris Rita Novita, M.Hum. Dalam kegiatan tersebut, HWK Sumbar menyalurkan 200 pasang sandal jepit dari DPP HWK serta 50 paket baju koko & 50 jilbab dari para donatur kepada warga terdampak banjir.
Gerakan kemanusiaan berlanjut pada Kamis (25/12) dengan menyasar Kabupaten Solok. Daerah tujuan meliputi Selayo, Koto Hilalang, Saniangbaka, Penyinggahan, & Muaro Pingai. Ketua DPD HWK Sumbar, Dra. Zusneli Zubir, M.Hum, berhalangan hadir karena kondisi kesehatan, sehingga penyaluran bantuan diwakili oleh jajaran pengurus, yakni Dra. Witra Dewi, M.Pd, AKBP Dewi Sartika, & Ibu Rina Melati.
Di lapangan, regu didampingi oleh pengurus HWK Kabupaten Solok, Ibu Viva Ria. Akses menuju letak jadi tantangan tersendiri karena beberapa wilayah sulit dijangkau oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, distribusi selanjutnya dibantu oleh relawan setempat, Desvia Lestari & Suhandrizal, yg sudah mengantongi data valid korban, khususnya warga yg rumahnya tersapu banjir.
Selain menyalurkan logistik, HWK Sumbar juga mengerjakan pemantauan langsung kepada kondisi pascabencana, khususnya di wilayah Cacang, Junjung Sirih, & Selayo. Hasil pemantauan menunjukkan adanya pergeseran kebutuhan mendesak para korban.
Di Cacang & Junjung Sirih, kerusakan infrastruktur tergolong sangat parah. Warga tidak cuma kehilangan tempat tinggal, tetapi juga mata pencaharian utama. Sawah yg sebelumnya jadi sumber ekonomi kini berubah jadi hamparan puing, batu besar, & kayu gelondongan. Kondisi serupa terjadi di Selayo, di mana lahan pertanian produktif tertimbun pasir, lumpur, & bebatuan sehingga melumpuhkan perekonomian masyarakat setempat.
Alhamdulillah, untuk kebutuhan dasar seperti sembako, pakaian, & peralatan dapur, warga sudah cukup banyak menerima bantuan. Namun, berdasarkan pantauan kami di lapangan, kebutuhan yg paling mendesak saat ini adalah bantuan danang tunai serta pembangunan kembali hunian tetap, ujar perwakilan HWK Sumbar. Bantuan tersebut dinilai krusial untuk memulihkan kehidupan sosial & ekonomi warga yg harus memulai kembali dari nol.
Kegiatan tersebut ditutup pada Jumat (26/12/2025). Penutupan ditandai dengan penyaluran bantuan kepada warga Desa Koto Hilalang, Solok, yg terdampak bencana.
Dalam misi kemanusiaan kali ini, HWK Sumbar menyerahkan berbagai perlengkapan rumah tangga, antara lain: 11 unit kompor gas lengkap siap pakai, 11 unit dispenser & 11 unit penanak nasi (magic com), 300 pasang sandal jepit (donasi DPP HWK), 26 paket peralatan dapur (kuali, piring, sendok, cangkir, & rantang), Perlengkapan sanitasi berupa 10 tempat penampung air (25 liter), 10 ember, & 10 baskom besar, & 29 unit tempat sayur & 10 bungkus randang ubi.
HWK Sumbar menyampaikan apresiasi & terima kasih kepada seluruh donatur yg sudah mempercayakan penyaluran bantuannya. Ke depan, diharapkan perhatian masyarakat & pemerintah dapat lebih difokuskan pada rekonstruksi hunian serta pemulihan lahan pertanian demi keberlangsungan hidup para korban dalam jangka panjang.
(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)
Rangkaian penyaluran bantuan dimulai pada 23 Desember 2025 di Kota Padang & dikoordinir oleh Wakil Ketua HWK Sumbar, Yeni Zafitri, SE, bersama jajaran pengurus lainnya, yaitu Dian Anggraini, M.Pd, Dra. Witra Dewi, M.Pd, Dewan Kebijakan Dra. Hallen A., M.Pd, Sasmin Nurhasmi, serta Sekretaris Rita Novita, M.Hum. Dalam kegiatan tersebut, HWK Sumbar menyalurkan 200 pasang sandal jepit dari DPP HWK serta 50 paket baju koko & 50 jilbab dari para donatur kepada warga terdampak banjir.
Gerakan kemanusiaan berlanjut pada Kamis (25/12) dengan menyasar Kabupaten Solok. Daerah tujuan meliputi Selayo, Koto Hilalang, Saniangbaka, Penyinggahan, & Muaro Pingai. Ketua DPD HWK Sumbar, Dra. Zusneli Zubir, M.Hum, berhalangan hadir karena kondisi kesehatan, sehingga penyaluran bantuan diwakili oleh jajaran pengurus, yakni Dra. Witra Dewi, M.Pd, AKBP Dewi Sartika, & Ibu Rina Melati.
Di lapangan, regu didampingi oleh pengurus HWK Kabupaten Solok, Ibu Viva Ria. Akses menuju letak jadi tantangan tersendiri karena beberapa wilayah sulit dijangkau oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, distribusi selanjutnya dibantu oleh relawan setempat, Desvia Lestari & Suhandrizal, yg sudah mengantongi data valid korban, khususnya warga yg rumahnya tersapu banjir.
Selain menyalurkan logistik, HWK Sumbar juga mengerjakan pemantauan langsung kepada kondisi pascabencana, khususnya di wilayah Cacang, Junjung Sirih, & Selayo. Hasil pemantauan menunjukkan adanya pergeseran kebutuhan mendesak para korban.
Di Cacang & Junjung Sirih, kerusakan infrastruktur tergolong sangat parah. Warga tidak cuma kehilangan tempat tinggal, tetapi juga mata pencaharian utama. Sawah yg sebelumnya jadi sumber ekonomi kini berubah jadi hamparan puing, batu besar, & kayu gelondongan. Kondisi serupa terjadi di Selayo, di mana lahan pertanian produktif tertimbun pasir, lumpur, & bebatuan sehingga melumpuhkan perekonomian masyarakat setempat.
Alhamdulillah, untuk kebutuhan dasar seperti sembako, pakaian, & peralatan dapur, warga sudah cukup banyak menerima bantuan. Namun, berdasarkan pantauan kami di lapangan, kebutuhan yg paling mendesak saat ini adalah bantuan danang tunai serta pembangunan kembali hunian tetap, ujar perwakilan HWK Sumbar. Bantuan tersebut dinilai krusial untuk memulihkan kehidupan sosial & ekonomi warga yg harus memulai kembali dari nol.
Kegiatan tersebut ditutup pada Jumat (26/12/2025). Penutupan ditandai dengan penyaluran bantuan kepada warga Desa Koto Hilalang, Solok, yg terdampak bencana.
Dalam misi kemanusiaan kali ini, HWK Sumbar menyerahkan berbagai perlengkapan rumah tangga, antara lain: 11 unit kompor gas lengkap siap pakai, 11 unit dispenser & 11 unit penanak nasi (magic com), 300 pasang sandal jepit (donasi DPP HWK), 26 paket peralatan dapur (kuali, piring, sendok, cangkir, & rantang), Perlengkapan sanitasi berupa 10 tempat penampung air (25 liter), 10 ember, & 10 baskom besar, & 29 unit tempat sayur & 10 bungkus randang ubi.
HWK Sumbar menyampaikan apresiasi & terima kasih kepada seluruh donatur yg sudah mempercayakan penyaluran bantuannya. Ke depan, diharapkan perhatian masyarakat & pemerintah dapat lebih difokuskan pada rekonstruksi hunian serta pemulihan lahan pertanian demi keberlangsungan hidup para korban dalam jangka panjang.
(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)