• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Hutang Negara, tanggungan siapa?

BuayaBijak

IndoForum Newbie F
No. Urut
15381
Sejak
10 Mei 2007
Pesan
3
Nilai reaksi
0
Poin
1
Salam...

Saya pernah mendengar bahwa, "Barang siapa yang tak membayar hutaang di dunia akan terkena sanksi di akhirat." Apa benar?

Yang menjadi pertanyaan saya, Jika sampai kiamat Hutang suatu Negara kepada Negara lain belum juga Lunas.

[ Yang Mendapat sanksi di Akhirat, Siapa? ]

Thank's..

Wassalam.
 
tanggungan kita kayaknya???bearti kita berdosa donga
 
Utang Negara itu adalah menjadi tanggungan rakyat CMIIW
 
@atas
memang benar yah?
walaupun kita ga merasakan uangnya tetap mesti menanggung?
 
tanggungan pemimpin n rakyat nya..buat mbak ageng,,mungkin kita ga pernah merasa berhutang apa lagi hutang negara..tapi para pemerintah berhutang "sebenernya" sih buat kesejahteraan kita2 ini..tapi klo ya sekarang dikorupsi..itu dosa mereka sendiri..dosa kita adalah "milih" mereka mewakili kita dipemerintahan..jadi nya nanti hati2 klo memilih wakil rakyat n presiden..usahakan yg bener2 berjuang untuk kita..

bener utang klo ga dibayar disini,,ditagih nanti diakhirat..tapi beda hal klo emg yg dihutangin sudah mengikhlaskan nya,,itu akan jadi sedekah n pahala buat dia.

mohon koreksi klo salah
 
Menurut saya, hutang negara menjadi tanggungan rakyatnya. baik itu yang meminjam president nya atau para petinggi yang lain, yang bayar tetap saja rakyatnya.
Mungkin kita sering gak nyadar bahwa negara kita itu ngutang, dan kita juga nggak nyadar bahwa kita juga membayar hutang itu.
Hutang negara, jika tidak di korupsi, digunakan untuk membangun sarana2 yang nantinya dipakai untuk kepentingan rakyat, misalkan digunakan untuk membangun jalan raya, dan lain-lain.
trus bagaimana kita membayar hutang2 itu??? melalui pajak, kan ada tuh pajak bumi dan bangunan, dan pajak2 yang lain.
Pertanyaanya, bagaimana dengan para pemimpin negara kita yang berhutang ke luar negeri dengan mengatas namakan negara kita??? Nah kalau yang ini, kita tidak punya kewajiban untuk membayarnya, tetapi kenyataannya kita juga yang bayar hutang mereka (para pemimpin negara), karena mereka mengatas namakan negara kita, kalau dosanya...ya sudah tentu dosa para pemimpin negara yang berhutanglah, karena rakyat tidak tau apa2 dan tidak merasakan hutang2 itu.
Karena itu, saya setuju sekali dengan gie, bahwa kita harus memilih para pemimpin yang benar2 memihak kepada rakyat, jadi kalau mereka berhutang, uangnya digunakan untuk kepentingan rakyat bukan untuk kepentingan mereka sendiri.
terima kasih
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.