• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Hunian Liar Di Bantaran Kali Pepe Akan Ditertibkan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
JG1b.jpg
SOLO – Belasan hunian liar di bantaran Kali Pepe, tepatnya di belakang Kantor bro Jl Jenderal Sudirman, Solo akan ditertibkan. Hal itu menyusul akan dimulainya proyek penataan koridor Jl Jenderal Sudirman yang mencakup pula pengembalian fungsi bantaran sungai, pertengahan tahun ini.

Pantauan Solopos.com, hunian yang menempel di tembok kantor bro itu lokasinya cukup tersembunyi, bahkan nyaris tak terlihat dari jalan. Hunian itu terdiri atas sejumlah rumah papan beratap seng yang tingginya tak lebih dari 2,5 meter dan menghadap ke sungai.

Kompleks hunian itu terlihat kumuh dengan banyak barang rongsokan dan plastik serta koran bekas. Sebuah sumur pompa dipasang di samping sepetak bangunan dari papan yang rupanya berfungsi sebagai kamar mandi umum. Kebanyakan penghuni permukiman itu, menurut salah seorang warga, Supriatin, 26, bekerja sebagai pemulung, pengamen dan pengemis.

Supriatin sendiri mengaku sudah tahu mengenai rencana pemerintah meminta para penghuni petak-petak rumah di wilayah itu segera pindah. “Beberapa waktu lalu sudah ada sosialisasi. Kami diberi waktu sampai tanggal 1 Juli untuk pindah dari tempat ini,” kata Supriatin.

Saat ditanya kemana akan pindah, Supriatin yang didampingi adik perempuannya Murtini, mengatakan kemungkinan akan pindah ke rumah neneknya di Sekarpace, Jebres. “Dengan uang tali asih hanya Rp500.000, sulit untuk mencari tempat tinggal,” katanya.

Warga lainnya, Yuni mengatakan secara langsung dirinya tidak terpengaruh dengan penggusuran itu. Sebab, sudah tiga tahun ini ia pindah dari tempat itu bersama suaminya. “Hanya kakak saya yang masih tinggal di sini. Ya belum tahu mau pindah ke mana,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, bantaran Kali Pepe memang menjadi salah satu bagian penataan kawasan koridor Jl Jend Sudirman yang pada tahun ini dipastikan mendapat danang bantuan dari pemerintah pusat senilai Rp8 miliar. Proyek itu diperkirakan akan dimulai Juni-Juli ini. Tak hanya hunian liar di bantaran Kali Pepe, SPBU Lor Beteng pun dipastikan akan digusur dan lahannya akan diubah jadi taman serta parkir bawah tanah.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Solo, Tri Puguh Priyadi, mengungkapkan beberapa hari lalu memang telah mengadakan sosialisasi kepada warga di bantaran Kali Pepe belakang kantor bro Jend Sudirman. “Itu terkait rencana revitalisasi koridor Jl Jend Sudirman. Berdasarkan pendataan kami ada 12 rumah. Mereka sudah kami beri sosialisasi dan sudah setuju untuk pindah. Tinggal menunggu waktunya,” katanya.
Puguh menambahkan, pihaknya memberi waktu sekitar satu bulan sejak diadakan sosialisasi dan mereka juga akan diberi tali asih. Berapa jumlah tali asih itu, menurut Puguh, ditetapkan berdasarkan kondisi rumah.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.