• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Humor Baca paritta kok belakangi altar Dasar Bodoh!

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Phin An
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Phin An

IndoForum Newbie A
No. Urut
45017
Sejak
1 Jun 2008
Pesan
282
Nilai reaksi
1
Poin
18
Baca paritta kok belakangi altar? Dasar Bodoh!
Ikkyu Sojun adalah seorang guru Zen Jepang yang cukup terkenal. Dahulu, tidak lama setelah beliau memasuki kehidupan wihara, sang kepala wihara menyuruhnya untuk memadamkan lilin di altar sebelum tidur. Ketika Ikkyu mengatakan sudah memadamkan lilin, sang kepala wihara bertanya, “ Ngomong-ngomong bagaimana kamu memadamkan lilin itu” “Dengan meniupnya,” jawab Ikkyu kecil.
“Jangan begitu lagi ya. Patung Sang Buddha itu suci sementara nafas manusia kotor. Lain kali padamkan lilinnya dengan melambaikan tanganmu atau dengan menggunakan kipas,” kata kepala wihara tersebut.
Keesokan harinya, ketika sang kepala wihara masuk ke ruang utama untuk melakukan kebaktian pagi, ia melihat Ikkyu membaca parrita mantra sambil membelakangi altar.
“MENGAPA MEMBACA PARITTA MANTRA MEMBELAKANGI ALTAR DASAR BODOH!” tegur bhiksu kepala tersebut.
Ikkyu menjawab, “Lho… kata guru nafas manusia kotor dan tidak boleh dihembuskan ke arah patung Sang Buddha. Mana mungkin kita membaca parrita tampa bernafas”
Bhiksu kepala itu tertegun seketika dan kemudian mengatakan, “ini lain… Ayo balik dan baca paritta mantra dengan cara yang biasanya.”
:D:D:D
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.