EverLasting Friend
IndoForum Senior B
- No. Urut
- 45216
- Sejak
- 3 Jun 2008
- Pesan
- 5.867
- Nilai reaksi
- 260
- Poin
- 83
Satpam Bego
Ada seorang satpam yang mempunyai majikan bernama Bu Wati dan Pak Andi. Suatu hari Pak Andi keluar kota dan Bu Wati ditinggal sendiri bersama sang satpam. Suatu hari satpam tersebut mempunyai perasangka buruk bahwa akan terjadi sesuatu yang buruk, lalu dia di telpon oleh seseorang.
Satpam : "Halo"
Penelpon: "Halo pak satpam, ini Bapak.."
Satpam : "Oh iya kenapa Pak?"
Penelpon: "Cepat periksa ke kamar dan lihat ibu sedang ngapain!"
Setelah diperiksa ke kamar...
Satpam : "Sepertinya ibu sedang menghitung duit Pak."
Penelpon: "Sudah saya duga (perasaan kecewa), cepat ambil pistol dan bunuh dia!!"
Satpam : "Tapi Pak.."
Penelpon: "Cepat bunuh!"
Satpam : "Ba..ba..baik Pak.."
Penelpon: "Nanti saya akan telepon lagi dan melihat keadaan."
Setelah dibunuh dan akhirnya ditelepon kembali...
Satpam : "Halo"
Penelpon: "Pak satpam, sudah dibunuh?"
Satpam : "Su..su..sudah Pak.."
Penelpon: "Bagus, biar tau rasa si ibu sudah mencuri uang saya, sekarang kamu cepat ke kamar, ambil semua duitnya, dan ambil juga semua perhiasan Bu Ani!"
Satpam : "Perhiasan Bu Ani?? Bu Ani siapa Pak??"
Penelpon: "Loh, ini bukannya rumahnya Ibu Ani??"
Satpam : "Bukan ini rumah Bu Wati!!"
Penelpon: "Oh maaf saya salah sambung.."
Satpam : "????"
4 sehat 5 sempurna
Kejadiannya pada saat musim mudik lebaran, di daerah pantura terjadi kecelakaan antar bus dan truk. Seorang saksi tunggal yang melihat kejadian tersebut menelepon polisi.
"Selamat siang Pak, saya mau melaporkan telah terjadi kecelakaan antara bus dan truk."
"Bagaimana kondisi dan keadaan penumpang, apakah ada korban jiwa?” tanya petugas.
"Iya Pak, 1 orang mati di tempat, 2 luka parah, 3 luka ringan, 4 sehat, 5 sempurna..."
Ahh.. nggak koook
"Doni, kamu tidak boleh mengajari burung beo kita dengan kata-kata yang jorok!"
"Ah ... enggak kok Mam! Doni cuma kasih tahu burung Beo kita kata- kata yang tidak sopan untuk diucapkan."
Ada seorang satpam yang mempunyai majikan bernama Bu Wati dan Pak Andi. Suatu hari Pak Andi keluar kota dan Bu Wati ditinggal sendiri bersama sang satpam. Suatu hari satpam tersebut mempunyai perasangka buruk bahwa akan terjadi sesuatu yang buruk, lalu dia di telpon oleh seseorang.
Satpam : "Halo"
Penelpon: "Halo pak satpam, ini Bapak.."
Satpam : "Oh iya kenapa Pak?"
Penelpon: "Cepat periksa ke kamar dan lihat ibu sedang ngapain!"
Setelah diperiksa ke kamar...
Satpam : "Sepertinya ibu sedang menghitung duit Pak."
Penelpon: "Sudah saya duga (perasaan kecewa), cepat ambil pistol dan bunuh dia!!"
Satpam : "Tapi Pak.."
Penelpon: "Cepat bunuh!"
Satpam : "Ba..ba..baik Pak.."
Penelpon: "Nanti saya akan telepon lagi dan melihat keadaan."
Setelah dibunuh dan akhirnya ditelepon kembali...
Satpam : "Halo"
Penelpon: "Pak satpam, sudah dibunuh?"
Satpam : "Su..su..sudah Pak.."
Penelpon: "Bagus, biar tau rasa si ibu sudah mencuri uang saya, sekarang kamu cepat ke kamar, ambil semua duitnya, dan ambil juga semua perhiasan Bu Ani!"
Satpam : "Perhiasan Bu Ani?? Bu Ani siapa Pak??"
Penelpon: "Loh, ini bukannya rumahnya Ibu Ani??"
Satpam : "Bukan ini rumah Bu Wati!!"
Penelpon: "Oh maaf saya salah sambung.."
Satpam : "????"
4 sehat 5 sempurna
Kejadiannya pada saat musim mudik lebaran, di daerah pantura terjadi kecelakaan antar bus dan truk. Seorang saksi tunggal yang melihat kejadian tersebut menelepon polisi.
"Selamat siang Pak, saya mau melaporkan telah terjadi kecelakaan antara bus dan truk."
"Bagaimana kondisi dan keadaan penumpang, apakah ada korban jiwa?” tanya petugas.
"Iya Pak, 1 orang mati di tempat, 2 luka parah, 3 luka ringan, 4 sehat, 5 sempurna..."
Ahh.. nggak koook
"Doni, kamu tidak boleh mengajari burung beo kita dengan kata-kata yang jorok!"
"Ah ... enggak kok Mam! Doni cuma kasih tahu burung Beo kita kata- kata yang tidak sopan untuk diucapkan."


