facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 96
- Poin
- 48
Hello gan..... jumpa lagi sama ane di thread baru ane. Kali ini ane mau ngebahas hal yang paling menjijikkan di negeri ini yaitu korupsi. Tapi ane mau fokus ke pelakunya bukan kegiatannya. Mungkin agan/wati sekarang lagi geram dan panas lihat si Gayus keluar (lagi) dari penjara udah gitu foto-foto pula sama 2 cewek. Nah, sempat (udah lama sih) terpikir sama ane gimana kalau koruptor di buat gini aja. Dibuat gimana gan? Oke daripada bingung langsung aja
1. Bangun Penjara di tengah Pulau Terluar Indonesia
Ini hal yang pertama tercetus di pikiran ane beberapa tahun yang lalu. Keuntungan dari penjara khusus koruptor di tengah pulau terluar di Indonesia adalah keamanan yang terjamin serta membuat efek jera biar mereka tahu gimana hidup melarat dan tersiksa di pinggiran daerah Indonesia. Tapi kenapa gak di buat di Nusakambangan aja gan? Boleh sih tapi masih dekat dengan daerah penduduk dan lagian itu penjara umum alias semua pelaku kejahatan ada di situ. Nah kalau ada penjara khusus mereka kan tempatnya lebih terpusat.
2. Tidak Ada Akses Ke Dunia Luar Maupun TV
Di kasus ini, tidak ada namanya internet, WiFi, TV, apalagi alat komunikasi lainnya di dalam sel penjara. Kalau untuk sipirnya boleh deh . Ane yakin ini cukup membosankan dan cukup membuat takut para korputor-koruptor generasi selanjutnya. Pasalnya, zaman gini kagak bisa berkomunikasi dengan dunia luar,
3. Hanya Boleh Dikunjungi Keluarga 3x Setiap Tahun
Ini salah satu yang paling sakit kalau kebijakan ini diterapkan gan. Bayangin aja ente di penjara gara-gara korupsi seumur hidup terus hanya boleh dikunjungi waktu ulang tahun sama hari raya doang Dan efek dari hukuman ini adalah MERIANG alias MERINDUKAN KASIH SAYANG dari suami/istri/anak-anak.
4. Tak Ada Kata Izin Keluar Penjara atau Pulau
Tujuan dari kebijakan ini biar gak ada lagi Gayus-Gayus baru yang pelesir keluar penjara seenak udelnya padahal udah di hukum penjara selama-lamanya. Nah, bukan berarti kalau ada penyelidikan baru si tersangka gak boleh keluar, tetap boleh atas kepentingan pemeriksaan atau mungkin mau dipermalukan.
5. Dipermalukan
Maksudnya apa sih gan dipermalukan? Bukannya itu koruptor walau udah jelas kesalahannya tetap aja senyam-senyum depan kamera? Gini gan, setiap tanggal 17 Agustus seluruh koruptor yang ada di penjara tengah pulau dibawa ke Lapangan Istana Merdeka dan setelah selesai upacara bendera setiap koruptor dengan baju tahanan dan borgol yang terikat satu sama lain dibawa ke tengah-tengah lapangan. Setelah itu memperkenalkan diri, jabatan sebelumnya apa, berapa banyak uang negara yang di korupsikan, dan berapa lama hukuman yang diterima orang yang bersangkutan. Gak kebayang gitu gan kita mengakui kesalahan kita di depan jutaan pasang mata dari seluruh Indonesia bahkan dari pihak luar. Ane pastikan setiap tahunnya headline di media massa pasti gak lepas dari para koruptor tersebut.
6. Wajib Mengganti Uang Negara Sebanyak 2x Lipat Dari Hasil Korupsi
Lah, kok 2x lipat gan? Kalau kita hitung-hitung kerugian negara sebenarnya bukan hanya pada berapa nominal yang dicuri koruptor tapi masalah sosial, ekonomi juga ikut menyangkut, ya gak gan? Nah maka dari itu si koruptor wajib mengganti uang korupsinya 2x lipat dari hasil korupsinya. Kalau gak mau, yasudah tambah lagi masa hukumannya.
7. Hukuman Tanpa Remisi
Alah.... palingan hukumannya cuma 5-8 tahun, hukuman macam apa itu? Eitss.... tengang *eh tenang dulu gan, hukumannya wajib diatas 20 tahun dan tanpa remisi apapun. Kalau mau 30 tahun, ya silakan yang penting kagak ada remisi (titik!)
Lalu gan, kenapa gak dibuat hukuman mati aja? Ini beberapa alasan kenapa tidak dihukum mati :
Mungkin ada dari beberapa agan/wati yang berpikiran kalau ini keterlaluan. Betul gan memang sedikit keterlaluan, tapi bukankah esensi dari hukuman adalah merenggut hak asasi manusia (baca kebebasan) secara sementara ataupun permanen? Kalau dilihat-lihat, kejahatan korupsi = kejahatan kemanusiaan. Apa pernah para koruptor tersebut memikirkan tindakan mereka tersebut dapat menghancurkan bangsa ini? Gak gan! Jadi, ane rasa hukuman-hukuman diatas pantas.
Sekian ide-ide dari ane gan, semoga pemerintah kita membaca thread ane. Kalau boleh bantu share gan.
1. Bangun Penjara di tengah Pulau Terluar Indonesia
2. Tidak Ada Akses Ke Dunia Luar Maupun TV
3. Hanya Boleh Dikunjungi Keluarga 3x Setiap Tahun
4. Tak Ada Kata Izin Keluar Penjara atau Pulau
5. Dipermalukan
6. Wajib Mengganti Uang Negara Sebanyak 2x Lipat Dari Hasil Korupsi
7. Hukuman Tanpa Remisi
Lalu gan, kenapa gak dibuat hukuman mati aja? Ini beberapa alasan kenapa tidak dihukum mati :
- Kita negara beragama terbukti dari Sila pertama Pancasila
- Hukuman mati bukan solusi, buktinya aja china walau sempat melorot jumlah koruptornya.
- Gak buat efek jera karena pikiran mereka, "Lebih bagus hukuman mati, langsung mati gak malu." Padahal bakalan ketemu sama Sang Pencipta di sana
Mungkin ada dari beberapa agan/wati yang berpikiran kalau ini keterlaluan. Betul gan memang sedikit keterlaluan, tapi bukankah esensi dari hukuman adalah merenggut hak asasi manusia (baca kebebasan) secara sementara ataupun permanen? Kalau dilihat-lihat, kejahatan korupsi = kejahatan kemanusiaan. Apa pernah para koruptor tersebut memikirkan tindakan mereka tersebut dapat menghancurkan bangsa ini? Gak gan! Jadi, ane rasa hukuman-hukuman diatas pantas.
Sekian ide-ide dari ane gan, semoga pemerintah kita membaca thread ane. Kalau boleh bantu share gan.
Terakhir disunting oleh moderator: