• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Hujan Roket di Kulonprogo!

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Q4oml.jpg
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kembali menggelar Kompetisi Muatan Roket Indonesia 2012 (Komurindo 2012). Tahun ini acara akan digelar pada 7-10 Juni di Pantai Congot, Kulonprogo, Yogyakarta.
etua Umum Komurindo 2012 Budi Tri Siswanta menjelaskan, mengambil tema "Attitude Monitoring and Surveillance Payload", kompetisi roket ini akan menyematkan juara kepada peserta yang roketnya berhasil kembali setelah terlepas dan terpisah dari roket peluncur seri RUM70-100-LPN. Roket RUM70-100-LPN berbahan bakar padat, dan dapat terbang maksimal setinggi 2 kilometer.

"Kita cari juaranya yang berhasil merancang bangun muatan roket kembali menuju sasaran yang telah ditentukan," kata Budi, Senin (4/6/2012) di gedung Kemdikbud, Jakarta.

Komurindo 2012 adalah kompetisi keempat sejak digelar kali pertama pada 2008. Kompetisi ini bertujuan menyiapkan bibit-bibit unggul yang berminat menggeluti teknologi kedirgantaraan, khususnya roket. Selain itu, melalui sarana space education, acara ini diharapkan dapat meningkatkan rasa cinta dirgantara bagi masyarakat luas dalam rangka menuju kemandirian Indonesia di bidang teknologi roket.

Budi menambahkan, setiap negara yang telah menguasai teknologi roket akan disegani oleh bangsa-bangsa lain di dunia. Ini karena roket memiliki nilai strategis, baik dalam keadaan damai maupun untuk keperluan pertahanan.

"Bisa juga digunakan sebagai roket peluncur satelit ke ruang orbit, roket sonda pemantau cuaca ataupun sebagai peluncur peluru kendali dan senjata roket balistik," pungkasnya.

Kompetisi ini merupakan kerja sama antara Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud, Universitas Negeri Yogyakarta, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, dan Akademi Angkatan Udara.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.