• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita [HOT] Bom Rakitan Meledak di Semarang, 3 Orang Luka

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
oR4ws.jpg

Warga masih terlihat berkerumun tak jauh dari lokasi ledakan yang melukai tiga orang pekerja bangunan milik Pondok Pesantren Yayasan Baitusyakur.
Sebuah pipa yang dilengkapi dengan beberapa kabel di ujungnya meledak, Kamis 15 Maret 2012. Pipa yang diduga bom tersebut meledak setelah ditemukan oleh Imam Sukayat, di sebuah parit diJjalan Tamtama Barat IX, RT 8 RW 9, Kelurahan Jangli, Semarang.

Ledakan cukup keras di kompleks/perumahan tentara sekitar pukul 11.00 WIB itu, awalnya dianggap letusan ban truk. Namun, ternyata ada tiga pekerja bangunan yang tergeletak bersimbah darah di lokasi.

Tiga orang itu masing-masing Dwi, Ngatmin, dan Santo. Mereka adalah pekerja bangunan yang sedang mengerjakan bangunan milik Pondok Pesantren Yayasan Baitusyakur. Saat itu pula, korban langsung dilarikan ke RS Elisabet Semarang.

"Cukup lama warga baru menyadari kalau ada korban," kata Slamet, salah satu warga di tempat kejadian perkara (TKP).

Insiden ini bermula saat salah satu warga, Imam Sukayat, menemukan sebuah pipa di parit berisi kabel yang keluar dari kedua ujungnya. Mengira pipa tersebut salah satu perlengkapan proyek, Imam kemudian mengambil pipa itu dan memberikan kepada ketiga pekerja bangunan tersebut.

"Pipa itu sekitar 30 sentimeter. Ada kabel di ujungnya, lalu saya kasihkan para tukang itu. Mungkin kabelnya diutak atik, akhirnya meledak," kata Imam di lokasi kejadian.

Diperkirakan Dwi, Ngatmin, dan Santo terpental akibat ledakan itu. Mereka ditemukan sekitar 3 meter dari tempat ledakan. Dwi dan Ngatmin menderita luka parah dan salah satu dari mereka dipastikan kehilangan jari-jarinya.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai insiden ini.vivanews
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.