• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Hongeo, hidangan Korea yang berbau seperti WC umum

AD5356QU

IndoForum Beginner C
No. Urut
281096
Sejak
27 Mei 2013
Pesan
794
Nilai reaksi
9
Poin
18
1lwE.jpg
Hongeo adalah salah satu kuliner khas Korea Selatan yang memiliki aroma "memikat". Saking memikatnya, kebanyakan orang menyebut bau makanan ini mirip WC umum.

Hongeo terbuat dari skate - sejenis ikan pari - yang telah difermentasi selama berhari-hari atau bahkan sebulan. Ikan ini tidak memiliki kandung kemih atau ginjal, sehingga limbah pencernaannya langsung dikeluarkan melalui kulit dalam bentuk asam urat. Itulah mengapa ikan pari harus dimakan saat masih segar. Namun, warga Korea rupanya lebih suka menyantap daging ikan pari yang sudah difermentasi.

Para nelayan akan menimbun puluhan ikan pari segar di dalam sebuah lemari es. Kemudian membiarkan mereka di sana selama berhari-hari atau kadang-kadang sampai sebulan, untuk memunculkan aroma "berbeda" pada ikan.
Mj3Qo.jpg
Ketika bau ikan dirasa sudah kuat, skate siap untuk diolah, dengan diiris dan disajikan mentah. roma hongeo yang begitu kuat biasanya akan tinggal selama berjam-jam pada piring, pakaian, serta kulit dan rambut. Hongeo memiliki tekstur yang sangat kenyal dan tulang rawan yang keras, sehingga agak sulit untuk ditelan.

"Bau hongeo yang menyengat seperti amonia, justru mampu menggugah selera makan seseorang,", kata Shin Ji-woo, seseorang yang bekerja di sebuah toko makanan laut di Mokpo, kepada AP/MSN.
O4vrE.jpg
Asal-usul hongeo sendiri tidak begitu jelas. Tetapi, para ahli mengatakan bahwa tradisi itu dimulai ketika musim dingin tiba. Meski makanan ini berbau sangat pesing, ada lebih dari 11.000 ton hongeo yang dikonsumsi setiap tahunnya di negara ginseng.
 
ogah deh liatnya aja udha gak napsu
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.