Sepak terjang Jorge Lorenzo yang tidak terbendung di penghujung musim 2012 membuat petinggi Honda Racing Team mulai lempar handuk menghitung peluang Dani Pedrosa merebut gelar juara dunia. Sinyal tersebut disampaikan Shuhei Nakamoto selaku Wakil Presiden Eksekutif HRC, Rabu. Nakamoto merasa peluang The Little Spaniard merebut mahkota juara dunia sangat kecil. Namun, peluang terbuka dengan catatan Lorenzo mengalami kemunduran performa.
Karena itu, dibutuhkan keberuntungan bagi Pedrosa menjadi juara dunia. Melihat tabel klasemen, Pedrosa kini tertinggal 38 poin. Lorenzo sendiri kian kokoh di puncak klasemen dengan total 270 poin. Di posisi runner-up, Pedrosa mengekor dengan 232 poin. Kondisi ini semakin diperparah setelah Pedrosa gagal finish di MotoGP San Marino. Kendati diliputi keraguan, Pedrosa mengatakan Honda akan terus melakukan pembenahan di setiap sektor untuk memaksimalkan potensi meraih kemenangan di sisa seri musim ini.
Saya ragu apakah (Dani) Pedrosa bisa meraih gelar musim ini, kecuali (Jorge) Lorenzo mengalami kemunduran. Tetapi seperti yang telah kami lihat, dalam balapan semua kemungkinan masih bisa terjadi, ujar Nakamoto.
Karena itu, dibutuhkan keberuntungan bagi Pedrosa menjadi juara dunia. Melihat tabel klasemen, Pedrosa kini tertinggal 38 poin. Lorenzo sendiri kian kokoh di puncak klasemen dengan total 270 poin. Di posisi runner-up, Pedrosa mengekor dengan 232 poin. Kondisi ini semakin diperparah setelah Pedrosa gagal finish di MotoGP San Marino. Kendati diliputi keraguan, Pedrosa mengatakan Honda akan terus melakukan pembenahan di setiap sektor untuk memaksimalkan potensi meraih kemenangan di sisa seri musim ini.
Saya ragu apakah (Dani) Pedrosa bisa meraih gelar musim ini, kecuali (Jorge) Lorenzo mengalami kemunduran. Tetapi seperti yang telah kami lihat, dalam balapan semua kemungkinan masih bisa terjadi, ujar Nakamoto.