Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hollywood adalah mimpi akbar bagi puluhan juta orang. Kekayaan, popularitas, kekuasaan, segala macam hal dapat ditemukan dalam industri perfilman raksasa ini sehingga tak sedikit orang yg rela menjual jiwanya pada iblis untuk dapat jadi bagian dari Hollywood.
Namun, dunia Hollywood itu kejam, sama seperti industri akbar lainnya. Layaknya ikan segar yg masuk ke dalam limbah beracun, ikan itu harus belajar untuk beradaptasi, atau mati. Hal perdana yg dibutuhkan untuk bertahan di Hollywood adalah bakat. Hanya talenta yg dapat membawa seseorang menuju puncak Hollywood.
Lalu bagaimana kalau tidak punya talenta & tetap bermimpi besar? Maka siapkan hati & mental, perjuangan keras akan menanti. Pertama Anda harus membangun koneksi dengan seniman terkenal, direktor, sutradara, & pemimpin studio. Dekati mereka, beri mereka hadiah, jilat mereka, cuma dengan cara itulah Anda dapat mendapatkan peran.
Hal yg paling sering dijadikan 'hadiah' adalah seks. Oh ya, seks. Amerika memang terkenal gila dalam urusan seks jadi jangan heran kalau separuh seniman cantik Hollywood sudah pernah tidur dengan setidaknya satu kepala produksi. Meski begitu seks itu sendiri tak mungkin dapat memberikan peran utama, dapat peran untuk beberapa detik saja sudah bagus.
Jika Anda menonton film keluaran Amerika maka sekali-sekali coba perhatikan tabiat figuran wanita cantik yg cuma muncul beberapa detik. Dia muncul, mengucapkan sepatah dua patah mengatakan & kemudian tak pernah terlihat lagi. Bisa saja dia mendapat peran tersebut setelah melayani produser malam sebelumnya. Dan kemudian selesai. Pendatang-pendatang baru yg masih muda pun akan menggantikan artis-artis lama & disitulah akhir dari mereka yg tidak punya bakat. Sungguh dunia yg kejam.
Dan katakanlah seseorang punya talenta untuk bertahan di Hollywood. Rintangan selanjutnya yg harus dia hadapi adalah mencari tahu apa yg dia hadapi. Bertahan, senyum, & jangan cari masalah. Hollywood memang dunia yg kejam, sekali Anda menciptakan masalah maka tawaran pekerjaan akan berhenti datang & Anda akan digantikan oleh ratusan seniman yg siap memakan Anda.
Proses ini pun terus & terus berulang hingga akhirnya (jika beruntung) Anda dapat berada pada puncak rantai makanan Hollywood. Beberapa mega bintang dapat saja memperoleh popularitas yg memungkinkan mereka untuk mengendalikan Hollywood itu sendiri. Contohnya, kalau seorang seniman super terkenal tak menyukai sutradaranya maka sutradara itulah yg akan diganti. Jika seniman itu tidak menyukai seniman pendatang baru maka seniman itu tak akan pernah tersorot kamera lagi.
Hollywood adalah industri berbasis uang jadi keputusan yg paling menghasilkan keuntunganlah yg akan diambil. Artis-artis yg namanya sudah diingat sebagai pionir dunia perfilman akan terus dipertahankan meski itu artinya memecat separuh kru produksi & menggantinya dengan orang-orang yg dikehendaki si artis, semua supaya si seniman bahagia & terus melanjutkan kontraknya.
Tentu, tak semua seniman terkenal sebrengsek itu. Bagaimanapun mereka juga harus menjaga nama baik mereka. Meski begitu inilah kenyataan dari Hollywood & banyak lagi industri akbar di seluruh dunia. Dengan setiap kekayaan & popularitas, ada harga yg harus dibayar. Dan terkadang, harga itu terlalu akbar meski bayarannya tidak sepadan.
Sekian dari saya mari berjumpa di thread saya yg lainnya. Hari ini 12:26