• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

HIV/AIDS Di Kediri Tewaskan 17 Orang

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
Sabtu, 22 November 2008 | 21:18 WIB

KEDIRI, SABTU - Wabah penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Kediri, Jawa Timur selama periode 1999-2008 telah menewaskan 17 orang. Kasi Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Nur Munawaroh, Sabtu mengatakan, selama periode itu pula di Kabupaten Kediri telah terjadi 90 kasus HIV/AIDS.

"Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kediri ini lebih banyak didominasi para TKI, TKW, pekerja seks komersial (PSK), dan pengguna narkoba dengan media jarum suntik," katanya.

Selain itu masih ada kelompok beresiko lainnya, yakni kaum gay, sopir, ibu rumah tangga, dan kalangan anak-anak balita. Dalam satu tahun terakhir, dua ibu rumah tangga di Kabupaten Kediri terinfeksi HIV/AIDS, seorang di antaranya meninggal dunia.

Hanya saja, lanjut Nur, selama ini pihaknya mengalami kendala dalam memberikan sosialisasi mengenai bahaya HIV/AIDS kepada kaum gay.

"Selama ini komunitas kaum gay terkesan tertutup, sehingga kami kesulitan memberikan pemahaman mengenai bahaya HIV/AIDS," katanya.

Menurut Nur Munawaroh, di Kabupaten Kediri kini sudah tersedia beberapa klinik yang disediakan untuk kelompok-kelompok beresiko tinggi memeriksakan diri secara sukarela.
 
Yang ketauan tewas 17 orang, yang gak ketahuan?.... yah gak ketahuan...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.