• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Hiu 2 Ton Mendadak Raib dari Pantai Selatan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Peristiwa mengejutkan terjadi di Pantai Selatan, tepatnya di Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta. Ikan Hiu Paus Tutul seberat 2 ton yang akan dievakuasi dan dikuburkan tiba-tiba mendadak hilang disapu ombak kuat dalam sekejap.

Komandan SAR Pantai Parangtritis, Ali Joko Sutanto menyatakan sekitar pukul 11.30 WIB petugas mencoba mengevakuasi bangkai ikan hiu yang sudah membusuk itu. Namun gelombang pasang tiba-tiba datang dan membawa ikan itu ke tengah laut.

"Kejadian begitu cepat sehingga kami tidak bisa menarik ikan dengan bobot lebih dari 2 ton itu, meski anggota SAR sangat banyak," kata Ali di Pantai Parangtritis, Senin 6 Agustus 22012.

Saat gelombang pasang menerjang bangkai raksasa itu, kepala ikan yang awalnya mengarah ke timur bergeser ke selatan. Sehingga ikan itu dengan mudahnya terseret ke dalam laut. Bangkai besar itu semakin bergerak ke tengah laut. Sehingga kemungkinan untuk kembali lagi ke daratan butuh waktu yang lama.

Sekretaris Tim SAR Pantai Parangtritis, Taufik M Faqi menyatakan, sebelum penguburan bangkai raksasa itu, pihaknya telah menyiapkan berbagai peralatan. Bahkan alat berat seperti ekskavator juga telah disiapkan untuk menggali dan menarik ikan dari pinggir pantai.

"Ketika semua sudah siap dan menunggu gelombang surut ternyata ikan justru terseret ke tengah laut saat terjadi gelombang pasang," kata Taufik.

Terbawa ketengah laut kata Tuafik justru akan lebih baik dari pada dikubur di pinggir pantai. Alasan dia, dikhawatirkan ada orang tak bertanggungjawab mengambil sirip atau gigi ikan untuk diperdagangkan ketika sudah tulang belulang.

"Kalau ikan terbawa gelombang ke tengah laut, ya mau diapain lagi. Kami tarik pasukan SAR kembali ke Posko SAR,"jelasnya.
cCJ4N.jpg
 
Wow , kok bisa ya ??? /hmm

ngomong2 ini beneran apa kagak sih gan ?? /wah
 
Wow , kok bisa ya ??? /hmm

ngomong2 ini beneran apa kagak sih gan ?? /wah
 
ehhmm di ambil ma kanjeng ratu kali.. buat jadi pengawal baru di sana...
 
ya mungkin aza terbawa ombak,, kan di sana terkenal dengan ombaknya yg ganas
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.