• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Hingga Agustus, Rupiah Melemah 11,9 Persen

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Nnf9K.jpg
Rapat Dewan Gubernur (RDG) bunk Indonesia akhirnya sepakat untuk menaikkan suku bungan acuan atau BI Rate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 7 persen pada hari ini, Kamis 29 Agustus 2013.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Difi A Johansyah, mengungkapkan, RDG tambahan ini untuk mengevaluasi secara menyeluruh terhadap kondisi makro ekonomi, moneter, dan sistem keuangan.

"RDG mencermati ketidakpastian global yang masih tinggi, ekspektasi inflasi dan persepsi terhadap kesinambungan transaksi berjalan," kata Difi di Gedung BI, Jakarta.

Dalam RDG tersebut, Difi menjelaskan, tekanan terhadap rupiah masih berlanjut, karena tekanan di pasar keuangan global yang terjadi hampir di seluruh negara pasar sedang berkembang (emerging market).

Pada 28 Agustus 2013, rupiah ditutup pada level Rp10.945 per dolar AS, atau terdepresiasi sebesar 11,9 persen secara point to point dibanding posisi Desember 2012.

"BI menilai, kondisi tingkat nilai tukar sudah sesuai dengan fundamentalnya, serta mendukung kegiatan ekspor impor dalam proses penyesuaian terhadap defisit transaksi berjalan," tegasnya.

Dari sisi pertumbuhan ekonomi, Difi mengatakan, menunjukkan indikasi perlambatan sebagai dampak dari perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia. Hingga semester I-2013, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,9 persen, turun dari kinerja 2012 yang mencapai 6,2 persen.

"Kecenderungan perlambatan ekonomi diperkirakan masih berlangsung pada semester II-2013. Terutama, pada investasi non bangunan dan konsumsi swasta," ungkap Difi.

Secara keseluruhan, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir 2013 sekitar 5,8 hingga 6,2 persen.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.