• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Hindari Kemacetan Saat Melintasi Jembatan Tuntang

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
qRqP.jpg
Pandangan mata Indra tak henti mengawasi aktivitas para pekerja proyek Penggantian Jembatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Senin (21/9).
Mengenakan perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD), pria yang menjabat sebagai Pengawas Proyek itu tampak berjalan mondar-mandir di area proyek, sembari beberapa kali berkomunikasi singkat dengan para pekerja.
"Saat ini kami sedang bersiap melakukan pengecoran jembatan. Semoga bisa selesai tepat waktu," tuturnya singkat.
Indra tampak enggan berkomentar lebih lanjut, saat Tribun Jateng melontarkan beberapa pertanyaan. Ia mengarahkan agar menghubungi pihak kantor proyek untuk informasi lebih detil. "Data-data lainnya langsung ke office saja ya," imbuhnya, kemudian kembali melanjutkan pengawasan.
Sebelumya diberitakan, sejak 8 September lalu, jembatan Tuntang mulai dibongkar. Perbaikan jembatan diperkirakan memakan waktu tiga bulan, hingga Desember mendatang.

Perbaikan dilakukan pada bagian jembatan kerangka (truss bridge) atau Jembatan Tuntang baru, yang selama ini digunakan untuk arus lalu lintas Salatiga-Bawen-Semarang. Perbaikan jembatan dilakukan karena elastomer bearing pad (karet bantalan) jembatan sudah aus dan harus diganti agar jembatan tidak rusak.

Selama masa pembongkaran dan perbaikan jembatan, arus lalu lintas dua arah dilewatkan jembatan penyangga (cantilever bridge) atau Jembatan Tuntang lama, yang selama ini untuk jalur Semarang-Solo. Selain itu, pemakai jalan juga bisa mengambil jalur alternatif Salatiga-Banyubiru-Ambarawa, jika ingin menghindari macet di jembatan Tuntang.

Senin kemarin, puluhan pekerja melakukan pemasangan triplek di badan jembatan. Arus lalu lintas masih dua arah, namun melewati hanya di jembatan Tuntang baru.
Berdasar data pada papan proyek, biaya pembangunan tersebut Rp 1,7 miliar. Proyek di jembatan tersebut dimulai pada Kamis (27/8) dan dijadwalkan rampung 24 November mendatang.

Relatif lancar
Dalam kesempatan terpisah, warga sekitar, Darsini mengatakan, arus lalu lintas di kawasan itu masih lancar.

Kemacetan hanya terjadi pada jam-jam tertentu.
"Kalau pas jam berangkat sekolah sama jam pulang kerja itu pasti macet, soalnya jalan sempit dan kebanyakan kendaraan yang melintas adalah roda empat. Bus maupun truk juga banyak," ucap warga Tuntang itu.

Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Rendy Andi Julikhlas mengungkapkan, polisi sudah mempersiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mendukung proyek perbaikan jembatan Tuntang, antara lain mengarahkan kendaraan kecil dari arah Salatiga menuju Bawen melalui jalur alternatif Salatiga-Banyubiru-Ambarawa. Hal yang sama juga berlaku untuk sebaliknya.

"Sat Lantas Polres Salatiga sudah kami kontak, rambu arah serta petunjuk akan ditempatkan di Jalan Lingkar Salatiga dan di Ambarawa maupun Bawen," tutur dia.

Selain itu, untuk mengatur arus lalu lintas di Jembatan Tuntang lama yang saat ini digunakan bersama-sama untuk kedua arah, setiap hari terdapat delapan personel Sat Lantas Polres Semarang yang ditempatkan di dua titik lokasi sebelum Jembatan Tuntang. Namun, apabila volume padat, polisi akan memberlakukan sistem buka tutup jalur.

"Kendaraan bermotor baik dari arah Bawen menuju Salatiga maupun sebaliknya yang sebelumnya melintas di empat lajur akan dibuat dua lajur berpapasan melalui jembatan lama," kata Rendy.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.