• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Hindari 3 Hal Ini Agar Kualitas Hidup & Pertemanan Meningkat

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Hindari 3 Hal Ini Agar Kualitas Hidup & Pertemanan Meningkat
Hindari 3 Hal Ini Agar Kualitas Hidup & Pertemanan Meningkat

Sebagai makhluk sosial, tentu saja kita tidak dapat lepas dari pergaulan & ketergantungan kepada sesama. Seringkali kita bahkan berada dalam posisi & kondisi yg sangat terpuruk & pada momen itu kita akan merasakan bahwa kita adalah makhluk hidup yg paling tidak dapat berdikari sepenuhnya sebagai seorang individu. Kadang dalam momen tertentu kita benar-benar butuh seseorang atau sekelompok orang yg dapat kita jadikan sebagai tempat berkeluh kesah. Meskipun saat ini zaman sudah berubah disebabkan oleh perkembangan teknologi & digitaslisasi yg makin marak, namun tidak dapat dipungkiri kebutuhan akan interaksi sosial secara langsung masih sangat relevan & penting.

Beberapa orang pada akhirnya berhasil menemukan circle pergaulan & pertemanan yg tepat sehingga kualitas hidup mereka jadi lebih meningkat. Beberapa orang ini berhasil menciptakan diri mereka jadi lebih produktif & tercerahkan dari sebuah proses pertemanan yg positif & tidak mengandung keburukan, atau saat ini lebih populer diketahui dengan toxic friendship. Mereka keluar dari zona keterpurukan & memasuki zona produktivitas & penambahan value of life karena mendapatkan feedback yg memadai baik dari sisi perubahan mindset jadi lebih terbuka maupun proses pengendalian emosi jadi semakin lebih stabil.

Berbanding terbalik dengan hal diatas, beberapa orang lainnya malah makin jatuh terpuruk akibat circle pergaulan & pertemanan yg buruk. Proses interaksi sosialnya tidak berhasil & sama sekali tidak menolong mereka dalam memperbaiki dirinya. Bahkan, proses pertemanan ini semakin menciptakan mereka jauh dari mengatakan progresif. Jika di biarkan berlarut, tentu saja hal ini akan membawa akibat buruk bagi kualitas hidupnya & pada akhirnya dapat memunculkan rasa frustasi & insecure yg berlebihan.

Agar terhindar dari toxic frindship, baik oleh kita sendiri maupun teman pergaulan kita, ada baiknya kita segera menghindari hal berikut ini.

1. Jangan Menceritakan Masalah Keluarga Pada Orang Yang Baru Dikenal

Masalah keluarga seringkali jadi salah satu persoalan yg menciptakan kita merasa down & insecure. Beberapa kejadian semacam broken home, pertengkaran dengan saudara, kekurangan finansial atau perilaku orang tua yg cenderung ketat & terlalu mengekang dapat menyebabkan gangguan secara psikologis & itu tentu saja menghambat proses pengembangan diri seseorang. Terlebih kalau yg mengalami hal ini adalah mereka yg belum stabil secara mental & yg masih berada pada usia yg tergolong masih muda. Kebanyakan hal ini adalah pengalaman yg marak dirasakan oleh generasi Y & Z, yg mana direntang usia tersebut feedback positif harus sering mereka dapatkan.

Untuk menghindari masalah yg lebih serius, alangkah baiknya anda memilih menyimpan & tidak menceritakan masalah keluarga yg dialami pada orang yg tidak tepat apalagi pada orang yg baru anda kenal. Seringkali mereka malah menjadikan ceritamu sebagai bahan justifikasi & menyudutkan kamu. Tak jarang hal ini juga akan jadi bahan pergunjingan kalau teman yg anda ajak cerita adalah tipe "bermulut bocor" & tidak pandai menyimpan rahasia.

2. Berhenti Berteman Dengan Orang Yang Tidak Open Minded

Orang-orang dengan pikiran sempit & tidak terbuka cenderung cuma jadi "pengadil" & sama sekali tidak memberikan solusi & feedback yg baik dalam hidup kamu. Pada umumnya mereka adalah orang-orang yg cenderung egois & sok tahu. Mereka seolah manusia paling sempurna & memberikan rating yg rendah pada orang lain. Untuk memperbaiki keadaan, sebaiknya anda mulai secara perlahan-lahan mengurangi intensitas pergaulan dengan tipe manusia semacam ini & mulai berpikir untuk mengganti circle pergaulan kamu.

3. Segera Keluar Dari Grup Medsos Yang Tidak Produktif

Seringkali kita tidak berpikir lebih jauh sebelum memilih bergabung dengan grup-grup media sosial yg kita punya. Pada beberapa kasus, kebanyakan orang bahkan tidak tahu alasan apa yg menciptakan mereka memilih bergabung pada beberapa grup media sosial & terlibat pada percakapan di dalamnya. Tak jarang isi grup tersebut hanyalah percakapan sia-sia & tidak punya substansi. Bahkan tak jarang, grup-grup media sosial cuma dijadikan sebagai wadah untuk mengghibah & menyebarkan berita hoaks. Jika terus-terusan terlibat, anda tentu akan menerima akibat yg tidak baik & merugikan anda secara pribadi juga.

Sebelum terlampau jauh terkontaminasi percakapan tidak penting, alangkah baiknya ada segera out dari grup-grup media sosial tersebut & memilih grup-grup lain yg lebih membawa benefit untuk anda. Atau setidaknya, lebih baik anda jangan bergabung dengan grup medsos yg anda sendiri tidak tahu apa manfaatnya.

***

Hari ini 15:16
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.