roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Kamis, 20 November 2008 | 09:16 WIB
WASHINGTON, KAMIS — Laporan-laporan yang menyebut bahwa Hillary Clinton bersedia menerima tawaran Presiden AS terpilih Barack Obama sebagai menteri luar negeri (menlu) disebut tidak akurat oleh beberapa orang dekat Hillary.
“Hillary bimbang memilih bergabung dengan kabinet Obama atau berusaha meloloskan undang-undang soal asuransi kesehatan dan masalah-masalah dalam negeri lainnya melalui Senat,” ujar orang dekat Hillary yang enggan disebut namanya itu kepada Politico.
Menurut mereka, kebimbangan Hillary itu tidak ada hubungannya dengan aktivitas suaminya, Bill Clinton. The Clinton Foundation dipuji-puji atas upayanya memberantas AIDS, malaria, dan kemiskinan di Afrika. Namun, hal itu bisa menjadi masalah jika mantan presiden itu melanjutkan upaya pengumpulan danang dari negara-negara lain saat istrinya menjabat sebagai menlu AS.
Obama juga belum menawarkan secara resmi posisi menlu kepada Hillary sebelum mendapat jaminan bahwa aktivitas sosial Clinton tidak berbenturan dengan jabatan istrinya. Hal ini juga menjadi bahan pertimbangan ketika Hillary masuk dalam bursa wakil presiden Obama. kis
WASHINGTON, KAMIS — Laporan-laporan yang menyebut bahwa Hillary Clinton bersedia menerima tawaran Presiden AS terpilih Barack Obama sebagai menteri luar negeri (menlu) disebut tidak akurat oleh beberapa orang dekat Hillary.
“Hillary bimbang memilih bergabung dengan kabinet Obama atau berusaha meloloskan undang-undang soal asuransi kesehatan dan masalah-masalah dalam negeri lainnya melalui Senat,” ujar orang dekat Hillary yang enggan disebut namanya itu kepada Politico.
Menurut mereka, kebimbangan Hillary itu tidak ada hubungannya dengan aktivitas suaminya, Bill Clinton. The Clinton Foundation dipuji-puji atas upayanya memberantas AIDS, malaria, dan kemiskinan di Afrika. Namun, hal itu bisa menjadi masalah jika mantan presiden itu melanjutkan upaya pengumpulan danang dari negara-negara lain saat istrinya menjabat sebagai menlu AS.
Obama juga belum menawarkan secara resmi posisi menlu kepada Hillary sebelum mendapat jaminan bahwa aktivitas sosial Clinton tidak berbenturan dengan jabatan istrinya. Hal ini juga menjadi bahan pertimbangan ketika Hillary masuk dalam bursa wakil presiden Obama. kis