Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ya Allah jadikan di dalamnya (tempat hijrahku/Madinah) sebagai simpanan bagiku,
Dan jadikanlah di sisi Allah simpanan bagiku , & berkatilah apa yg sudah engkau berikan padaku
Doa ini di panjatkan nabi Muhammad Saw saat hijrah nya ke Madinah kemudian dalam suatu riwayat juga dihinggakan jawaban dari Allah atas doa nabi Muhammad Saw berbunyi :
"Engkau adalah yg diberi petunjuk & Aku adalah yg memberi petunjuk, engkau adalah yg menemani & Aku adalah yg menemani, engkau adalah yg menolong & Aku adalah yg membantu."
Disini dapat kita pahami , sebuah perjalanan hijrah beliau ke Madinah, yg tidak mudah , namun Allah beri petunjuk bagi nabi Muhammad Saw.
Dengan begitu sebuah kaitanya dengan diri kita , juga sangat dekat , karena hukum daripada risalah beliau juga , yg diperuntukkan pula bagi semua yg ada, bagi alam semesta
Sebagai contoh adalah alasan kita tetap beristiqomah , dari tiap waktu yg kita miliki , untuk tetap pada alasan kita menuju pengertian diri , untuk menjawab semua tantangan hidup
Misal saja kita punya misi dalam hidup , untuk tetap berpihak pada sebuah ikatan , dalam diri & hati , untuk menyempurnakan apa yg sudah jadi pelajaran , sebagai wawasan juga amal yg perlu di pertanggung jawabkan , di dunia .
Karena itu kita tetap bertahan , & dalam pengaruhnya pula , kita diajaknya , jadi seorang yg mudah dalam memberi jalan terbaik bagi diri , namun tak juga harus berlebihan di dalam penanganan sifat buruk , yg biasa diliputi angan angan kosong.
Untuk menghindari semua rintangan itu , kita diajaknya mencapai petunjuk dalam iman , & ketaqwaan .
Sebagai hal yg paling mendasar yg saya pelajari dalam Islam , & pada berbagai kalangan , kelompok & organisasi Masyarakat.
Kita dapatlah menerima kerendahan hati yg sering dapat kita capai kapan saja , seolah kita punya kekuatan akbar di dalam hati & jiwa , akan hal yg sedemikian .
Namun kita perlihatkan , juga banyak yg memberi pelajaran tambahan dari kelulusan kita sekarang , yaitu pelajaran yg akan sulit ini , kalau tak dapat kita beristiqamah (mencapainya dengan sering dalam setiap saat , menjelang siapnya berbagai ketaqwaan & toleran)
Bila hal ini sudah jadi pondasi kita , untuk kita punya pengertian dasar akan baik buruknya sifat manusia di depan Allah SWT, Allah akan memberi kita petunjuk untuk kita mencapai Al Furqon bersama ,
Bukan sekedar sebagai ajang berdiskusi semata.
Penggerak ini akan di peruntukkan bagi kita , yg sudah banyak bersyukur & berdoa , sepanjang waktu ,dalam ikatan yg sudah di gariskan bagi kita yg berkewajiban paadanya , juga hukum yg berlaku bagi keberanian kita sebagai orang berkeyakinan.
Kata nabi Ibrahim As keimanan adalah keyakinan yg menyeluruh .
Jadi jangan hingga kita, sebagai Islam, tetapi punya aturan yg menyandarkan pada beberapa hal saja yg harus jadi toleransi nya , bukan pula berhukum pada sellaainnya atau berdalil dengan yg bersambung kan , akan jaminan keharmonisan atau cocok dalam penalaran , saja .
Pula dengan sistem yg belum pasti dalam kuatnya berpengetahuan.
Berbagi bersama adalah langkah awal , untuk kita dapat melanjutkan generasi , yg punya daya ingat , & ketertarikan kepada pengetahuan & ilmu yg di diharap, dapatlah menjadikan seorang berterima kasih banyak , akan pencapaian diri , yg juga masih banyak kesalahan , & perlu lagi dalam pembenahan yg mandilu.
Dan jadikanlah di sisi Allah simpanan bagiku , & berkatilah apa yg sudah engkau berikan padaku
Doa ini di panjatkan nabi Muhammad Saw saat hijrah nya ke Madinah kemudian dalam suatu riwayat juga dihinggakan jawaban dari Allah atas doa nabi Muhammad Saw berbunyi :
"Engkau adalah yg diberi petunjuk & Aku adalah yg memberi petunjuk, engkau adalah yg menemani & Aku adalah yg menemani, engkau adalah yg menolong & Aku adalah yg membantu."
Disini dapat kita pahami , sebuah perjalanan hijrah beliau ke Madinah, yg tidak mudah , namun Allah beri petunjuk bagi nabi Muhammad Saw.
Dengan begitu sebuah kaitanya dengan diri kita , juga sangat dekat , karena hukum daripada risalah beliau juga , yg diperuntukkan pula bagi semua yg ada, bagi alam semesta
Sebagai contoh adalah alasan kita tetap beristiqomah , dari tiap waktu yg kita miliki , untuk tetap pada alasan kita menuju pengertian diri , untuk menjawab semua tantangan hidup
Misal saja kita punya misi dalam hidup , untuk tetap berpihak pada sebuah ikatan , dalam diri & hati , untuk menyempurnakan apa yg sudah jadi pelajaran , sebagai wawasan juga amal yg perlu di pertanggung jawabkan , di dunia .
Karena itu kita tetap bertahan , & dalam pengaruhnya pula , kita diajaknya , jadi seorang yg mudah dalam memberi jalan terbaik bagi diri , namun tak juga harus berlebihan di dalam penanganan sifat buruk , yg biasa diliputi angan angan kosong.
Untuk menghindari semua rintangan itu , kita diajaknya mencapai petunjuk dalam iman , & ketaqwaan .
Sebagai hal yg paling mendasar yg saya pelajari dalam Islam , & pada berbagai kalangan , kelompok & organisasi Masyarakat.
Kita dapatlah menerima kerendahan hati yg sering dapat kita capai kapan saja , seolah kita punya kekuatan akbar di dalam hati & jiwa , akan hal yg sedemikian .
Namun kita perlihatkan , juga banyak yg memberi pelajaran tambahan dari kelulusan kita sekarang , yaitu pelajaran yg akan sulit ini , kalau tak dapat kita beristiqamah (mencapainya dengan sering dalam setiap saat , menjelang siapnya berbagai ketaqwaan & toleran)
Bila hal ini sudah jadi pondasi kita , untuk kita punya pengertian dasar akan baik buruknya sifat manusia di depan Allah SWT, Allah akan memberi kita petunjuk untuk kita mencapai Al Furqon bersama ,
Bukan sekedar sebagai ajang berdiskusi semata.
Penggerak ini akan di peruntukkan bagi kita , yg sudah banyak bersyukur & berdoa , sepanjang waktu ,dalam ikatan yg sudah di gariskan bagi kita yg berkewajiban paadanya , juga hukum yg berlaku bagi keberanian kita sebagai orang berkeyakinan.
Kata nabi Ibrahim As keimanan adalah keyakinan yg menyeluruh .
Jadi jangan hingga kita, sebagai Islam, tetapi punya aturan yg menyandarkan pada beberapa hal saja yg harus jadi toleransi nya , bukan pula berhukum pada sellaainnya atau berdalil dengan yg bersambung kan , akan jaminan keharmonisan atau cocok dalam penalaran , saja .
Pula dengan sistem yg belum pasti dalam kuatnya berpengetahuan.
Berbagi bersama adalah langkah awal , untuk kita dapat melanjutkan generasi , yg punya daya ingat , & ketertarikan kepada pengetahuan & ilmu yg di diharap, dapatlah menjadikan seorang berterima kasih banyak , akan pencapaian diri , yg juga masih banyak kesalahan , & perlu lagi dalam pembenahan yg mandilu.