Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ilham Subandoro, Mahasiswa Manajemen Institut Teknologi Bandung Semester 7. Kini namanya sedang tenar karena Ilham baru saja meraih pemenang 3 mahasiswa berprestasi nasional. Pada tahun pertamanya jadi mahasiswa, Ilham bahkan sudah meraih berbagai macam penghargaan seperti : Ganesha Karsa, Bronze Medal Thailand Inventor Day 2020, Finalist Bandung Start up Pitching Day 2020, & masih banyak lagi.
Selain jadi seorang mahasiswa berprestasi, Ilham juga memiliki banyak kesibukan lain. Mulai dari Co-Founder & CFO Pateron, internship di Paragon & bro, jadi student exchange di Universitas Sains Malaysia, serta membangun komunitas Compress Club yg mempertemukan mahasiswa berprestasi dengan mahasiswa ITB untuk berbagi pengalaman & inspirasi.
Salah satu aktivitas Ilham Subandoro yg paling banyak diketahui & juga berdampak akbar adalah Pateron. Pateron merupakan suatu platform pelatihan UTBK & Olimpiade yg didirikan oleh Ilham beserta koleganya. Pateron perdana kali dibentuk oleh Ilham Subandoro & tiga orang koleganya dengan tujuan menyediakan layanin try out UTBK yg terjangkau bagi pelajar. Seiring perkembangannya, Pateron kini juga menyediakan pelatihan olimpiade yg berbasis online yg dapat diikuti oleh berbagai jenjang pendidikan.
Pateron menargetkan terciptanya platform yang terjangkau bagi pelajar dalam layanin try out UTBK maupun olimpiade berbasis online. Pateron juga sudah mencapai berbagai pencapaian. Mulai dari 8 Ribu pengguna Pateron, 100 Ribu followers Instagram, hingga 2 Juta pengunjung situs pateron.id. Saat ini, Pateron ditargetkan untuk jadi perseroan terbatas (PT) supaya lebih memudahkan Ilham beserta koleganya untuk mencari investor & membuka kantor cabang.
Hingga saat ini, Ilham sudah memenangkan 43 Penghargaan. Beberapa penghargaan yg pernah Ilham Subandoro raih sebagai berikut :
Karena keaktifannya mengikuti berbagai kegiatan lomba, dalam satu semester, Ilham mengaku dapat mengikuti hampir 17 lomba dalam satu waktu. Tujuannya mengikuti lomba-lomba adalah supaya dapat menambah rekanan & menempa kemampuannya sehingga lebih berkembang. Ilham juga sudah berhasil jadi pengusaha. Berbagai tipe yg digeluti Ilham mulai dari start up di bidang pendidikan berbasis online Pateron Indonesia, CEO Office Analyst dari Bostani, & Co-Founder CUS perusahaan scanning barcode dalam pemesanan makanan online.
Bagaimana Ilham dapat meraih segudang prestasi ini di tengah pandemi ini? Ternyata, keadaan yg serba online justru dimanfaatkan Ilham untuk memaksimalkan kesempatannya untuk berprestasi. Lomba-lomba yg memakan waktu lama di kala offline karena faktor mobilisasi jadi jauh lebih singkat ketika keadaan online.
Situasi ini juga menciptakan Ilham juga dapat mengikuti beberapa lomba di saat yg bersamaan. Bagi Ilham, kondisi daring bukanlah halangan, melainkan sebuah kesempatan emas untuk terus berprestasi. Selain itu, lingkungan sekitar Ilham, khususnya di fakultas, sangat suportif & memantik semangat Ilham untuk berprestasi.
Mungkin banyak orang yg bingung bagaimana Ilham mengatur waktunya ? Ternyata Ilham mengatur segala kegiatannya cuma mengpakai Google Calendar saja. Hal ini berguna juga supaya ia lebih mudah mengetahui apakah ada jadwal yg bertabrakan atau tidak.
Dibalik berbagai gemilang prestasi yg berhasil ia torehkan, Ilham pun pernah mengalami masa sulit. Bagi Ilham, kesulitannya ada pada rasa demotivasi. Namun, ia juga berhasil mengatasi masa sulit tersebut & kembali bersinar. Untuk menanganinya, Ilham akan mencari sesuatu yg menciptakannya semangat serta mengingat dorongan awalnya untuk menjalani sesuatu, yaitu keharapan dari diri sendiri. Mulai dari berkumpul & bercerita dengan teman-temannya hingga bermain badminton. Ilham juga sering percaya bahwa setiap kejadian yg terjadi pasti ada hikmahnya.
Memanfaatkan segala sarana & kesempatan yg ada semaksimal mungkin jadi hal yg ditekankan Ilham untuk mencapai hasil terbaik.
Manfaatkan fasilitas yg ada di ITB sebaik mungkin. Kalau dapat memaksimalkan fasilitasnya, pasti dapat mencapai outcomes yg diharapkan dari ITB. - Ilham Subandoro
Kemarin 22:10
Selain jadi seorang mahasiswa berprestasi, Ilham juga memiliki banyak kesibukan lain. Mulai dari Co-Founder & CFO Pateron, internship di Paragon & bro, jadi student exchange di Universitas Sains Malaysia, serta membangun komunitas Compress Club yg mempertemukan mahasiswa berprestasi dengan mahasiswa ITB untuk berbagi pengalaman & inspirasi.
Salah satu aktivitas Ilham Subandoro yg paling banyak diketahui & juga berdampak akbar adalah Pateron. Pateron merupakan suatu platform pelatihan UTBK & Olimpiade yg didirikan oleh Ilham beserta koleganya. Pateron perdana kali dibentuk oleh Ilham Subandoro & tiga orang koleganya dengan tujuan menyediakan layanin try out UTBK yg terjangkau bagi pelajar. Seiring perkembangannya, Pateron kini juga menyediakan pelatihan olimpiade yg berbasis online yg dapat diikuti oleh berbagai jenjang pendidikan.
Pateron menargetkan terciptanya platform yang terjangkau bagi pelajar dalam layanin try out UTBK maupun olimpiade berbasis online. Pateron juga sudah mencapai berbagai pencapaian. Mulai dari 8 Ribu pengguna Pateron, 100 Ribu followers Instagram, hingga 2 Juta pengunjung situs pateron.id. Saat ini, Pateron ditargetkan untuk jadi perseroan terbatas (PT) supaya lebih memudahkan Ilham beserta koleganya untuk mencari investor & membuka kantor cabang.
Hingga saat ini, Ilham sudah memenangkan 43 Penghargaan. Beberapa penghargaan yg pernah Ilham Subandoro raih sebagai berikut :
Silver Medal Shanghai International Invention and Innovation Expo 2021
1st Winner International Business Solution Competition IBSC Unpad 2020
Gold Medal Indonesia Inventor Day by WINTEX 2020
Silver Medal Sahasak Nimavum International Innovation, Sri Lanka 2020
Bronze Medal Thailand Inventor Day 2020
1st Winner International Business Solution Competition IBSC Unpad 2020
Gold Medal Indonesia Inventor Day by WINTEX 2020
Silver Medal Sahasak Nimavum International Innovation, Sri Lanka 2020
Bronze Medal Thailand Inventor Day 2020
Karena keaktifannya mengikuti berbagai kegiatan lomba, dalam satu semester, Ilham mengaku dapat mengikuti hampir 17 lomba dalam satu waktu. Tujuannya mengikuti lomba-lomba adalah supaya dapat menambah rekanan & menempa kemampuannya sehingga lebih berkembang. Ilham juga sudah berhasil jadi pengusaha. Berbagai tipe yg digeluti Ilham mulai dari start up di bidang pendidikan berbasis online Pateron Indonesia, CEO Office Analyst dari Bostani, & Co-Founder CUS perusahaan scanning barcode dalam pemesanan makanan online.
Bagaimana Ilham dapat meraih segudang prestasi ini di tengah pandemi ini? Ternyata, keadaan yg serba online justru dimanfaatkan Ilham untuk memaksimalkan kesempatannya untuk berprestasi. Lomba-lomba yg memakan waktu lama di kala offline karena faktor mobilisasi jadi jauh lebih singkat ketika keadaan online.
Situasi ini juga menciptakan Ilham juga dapat mengikuti beberapa lomba di saat yg bersamaan. Bagi Ilham, kondisi daring bukanlah halangan, melainkan sebuah kesempatan emas untuk terus berprestasi. Selain itu, lingkungan sekitar Ilham, khususnya di fakultas, sangat suportif & memantik semangat Ilham untuk berprestasi.
Mungkin banyak orang yg bingung bagaimana Ilham mengatur waktunya ? Ternyata Ilham mengatur segala kegiatannya cuma mengpakai Google Calendar saja. Hal ini berguna juga supaya ia lebih mudah mengetahui apakah ada jadwal yg bertabrakan atau tidak.
Dibalik berbagai gemilang prestasi yg berhasil ia torehkan, Ilham pun pernah mengalami masa sulit. Bagi Ilham, kesulitannya ada pada rasa demotivasi. Namun, ia juga berhasil mengatasi masa sulit tersebut & kembali bersinar. Untuk menanganinya, Ilham akan mencari sesuatu yg menciptakannya semangat serta mengingat dorongan awalnya untuk menjalani sesuatu, yaitu keharapan dari diri sendiri. Mulai dari berkumpul & bercerita dengan teman-temannya hingga bermain badminton. Ilham juga sering percaya bahwa setiap kejadian yg terjadi pasti ada hikmahnya.
Memanfaatkan segala sarana & kesempatan yg ada semaksimal mungkin jadi hal yg ditekankan Ilham untuk mencapai hasil terbaik.
Manfaatkan fasilitas yg ada di ITB sebaik mungkin. Kalau dapat memaksimalkan fasilitasnya, pasti dapat mencapai outcomes yg diharapkan dari ITB. - Ilham Subandoro
Kemarin 22:10