yophi
IndoForum Beginner E
- No. Urut
- 45381
- Sejak
- 5 Jun 2008
- Pesan
- 512
- Nilai reaksi
- 15
- Poin
- 18
Seorang bocah mengisi waktu luang dengan kegiatan mendaki gunung
bersama ayahnya. Entah mengapa, tiba-tiba si bocah tersandung akar
pohon dan jatuh. 'Aduhh!' jeritannya memecah
keheningan suasana pegunungan. Si bocah amat terkejut, ketika ia
mendengar suara di kejauhan menirukan teriakannya persis
sama, 'Aduhh!'. Dasar anak-anak, ia berteriak lagi, 'Hei! Siapa
kau?' Jawaban yang terdengar, 'Hei! Siapa kau?' Lantaran kesal
mengetahui suaranya selalu ditirukan, si anak berseru, 'Pengecut
kamu!' Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasnya
dengan umpatan serupa. Ia bertanya kepada sang ayah, 'Apa yang
terjadi?' Dengan penuh kearifan sang ayah tersenyum, 'Anakku, coba
perhatikan.' Lelaki itu berkata keras, 'Saya kagum padamu!' Suara di
kejauhan menjawab, Saya kagum padamu!' Sekali lagi sang ayah
berteriak 'Kamu sang juara!' Suara itu menjawab, 'Kamu sang juara!'
Sang bocah sangat keheranan, meski demikian ia tetap belum mengerti..
Lalu sang ayah menjelaskan, 'Suara itu adalah gema, tapi sesungguhnya itulah kehidupan.'
Kehidupan memberi umpan balik atas semua ucapan dan tindakanmu.
Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau
bayangan atas tindakan kita. Bila kamu ingin mendapatkan lebih
banyak cinta di dunia ini, ya ciptakan cinta di dalam hatimu.Bila
kamu menginginkan tim kerjamu punya kemampuan tinggi, ya tingkatkan
kemampuan itu. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang
telah kau berikan kepadanya. Ingat, hidup bukan sebuah kebetulan
tapi sebuah bayangan dirimu.
bersama ayahnya. Entah mengapa, tiba-tiba si bocah tersandung akar
pohon dan jatuh. 'Aduhh!' jeritannya memecah
keheningan suasana pegunungan. Si bocah amat terkejut, ketika ia
mendengar suara di kejauhan menirukan teriakannya persis
sama, 'Aduhh!'. Dasar anak-anak, ia berteriak lagi, 'Hei! Siapa
kau?' Jawaban yang terdengar, 'Hei! Siapa kau?' Lantaran kesal
mengetahui suaranya selalu ditirukan, si anak berseru, 'Pengecut
kamu!' Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasnya
dengan umpatan serupa. Ia bertanya kepada sang ayah, 'Apa yang
terjadi?' Dengan penuh kearifan sang ayah tersenyum, 'Anakku, coba
perhatikan.' Lelaki itu berkata keras, 'Saya kagum padamu!' Suara di
kejauhan menjawab, Saya kagum padamu!' Sekali lagi sang ayah
berteriak 'Kamu sang juara!' Suara itu menjawab, 'Kamu sang juara!'
Sang bocah sangat keheranan, meski demikian ia tetap belum mengerti..
Lalu sang ayah menjelaskan, 'Suara itu adalah gema, tapi sesungguhnya itulah kehidupan.'
Kehidupan memberi umpan balik atas semua ucapan dan tindakanmu.
Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau
bayangan atas tindakan kita. Bila kamu ingin mendapatkan lebih
banyak cinta di dunia ini, ya ciptakan cinta di dalam hatimu.Bila
kamu menginginkan tim kerjamu punya kemampuan tinggi, ya tingkatkan
kemampuan itu. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang
telah kau berikan kepadanya. Ingat, hidup bukan sebuah kebetulan
tapi sebuah bayangan dirimu.