• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Helm Buatan Indonesia Go Internasional

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. baehaqi
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

baehaqi

IndoForum Senior E
No. Urut
13414
Sejak
29 Mar 2007
Pesan
4.073
Nilai reaksi
306
Poin
83
NHK-GP-TECH-Black-Blue_B.jpg



JAKARTA,TRIBUN — Sepuluh tahun lalu, ketika penjualan sepeda motor di Indonesia terus tumbuh, helm dari negara tetangga, seperti Thailand, Malaysia, Taiwan, China, dan Korea menyerbu Indonesia. Terutama untuk segmen menengah atau seharga Rp 200.000 sampai Rp 500.000.

Di saat penjualan sepeda motor mencapai puncaknya tahun lalu, kondisinya berbalik. Helm segmen atas dengan standar Eropa, yaitu ECE, Snell, dan DOT diminati konsumen Eropa. Hasilnya, menurut Johanes Cokrodiharjo, Direktur Pemasaran PT Danapersadaraya Motor Industry (DMI), yang juga Sekjen Asosiasi Industri Helm Indonesia (AIHI), 5 persen dari 2,5 juta (125.000) helm yang diproduksinya tahun lalu diekspor ke Eropa.


NHK-GP-TECH-Black-Blue_F.jpg



“Ekspor kami baru ke Eropa. Produksi kami sudah mencapai standar DOT, Snell, dan ECE,” ujar Johanes di sela-sela kesibukannya menjawab pertanyaan wartawan di stan NHK, Jakarta Fair, Kemayoran. Saat itu, DMI mengundang wartawan untuk menginformasikan helm terbarunya, NHK GP Tech.

Banyak Merek. Sebagai produsen helm terbesar di Indonesia saat ini, DMI ternyata punya beberapa merek. Selain NHK, ada GM, MAZ, VOG, MIX, dan REX. Semua produk itu sudah dikenal banyak oleh konsumen Indonesia.

Semua merek tersebut dijual dengan berbagai model dan corak grafis. Rentang harganya sangat besar, mulai dari yang paling murah, Rp 100.000, sampai mahal, Rp 1,8 juta.

Varian helm NHK yang diperkenalkan antara lain GP Tech-Prodigy dan NHK 1200-RPM Series. Menurut DMI, helm ini menggunakan teknologi Jepang. “Kendati dibuat di sini, 20 persen dari material masih kita impor dari Jepang,“ ungkap Johanes Cokrodiharjo, Direktur Pemasaran DMI.

Keunggulannya, selain harga yang sangat terjangkau, adalah kualitas, penampilan desain, dan corak grafis, plus kenyamanan saat digunakan. “NHK yang kita pasarkan ini sudah memenuhi standar DOT dan Snell. Karena itu, tingkat keamanan dan kenyamanan lebih baik. Bahan dasarnya masih impor, bobotnya lebih ringan,” tambah Johanes. Sebagai contoh, untuk NHK full face GP Tech, berat sekitar 1,5 kg.

NHK GP Tech ditawarkan dengan tiga kualitas berbeda. Versi yang dibuat dari polycarbonate, Rp 350.000-an, fiber composite yang diperkuat kevlar Rp 1 juta, sedangkan dari kevlar Rp 1,8 juta.
Khusus Indonesia. Ditambahkan, desain bagian dalam helm NHK yang baru diluncurkannya didasarkan pada bentuk tipikal dan ukuran kepala umumnya orang Indonesia. Di samping itu, masalah ventilasi juga diperhitungkan dengan cermat. Caranya dengan membuat saluran udara dari depan dan samping atas yang bisa dibuka dan ditutup dengan mudah.

“Hasilnya, helm produksi kami tidak sekadar mantap di kepala orang Indonesia, tetapi juga aman dan nyaman. Inilah yang membuat NHK bisa menyamai kualitas helm racing impor,” bebernya.


Dengan begitu banyak varian dan merek yang dipajang di stannya, Johanes berharap konsumen puas. “Konsumen bisa memilih dengan leluasa, baik berdasarkan harga, warna, bentuk, maupun corak grafis, dan sebagainya,” tambah Johanes tentang begitu banyak produk yang dipajangnya.


Arena Jakarta Fair benar-benar dimanfaatkan pengusaha muda ini. Promosi gencar pun dilakukan dengan menawarkan berbagai bonus kepada konsumen yang membeli helmnya. Sayangnya, pada produk yang baru diluncurkannya, yaitu NHK GP Tech, pada kemasan dan stiker di helm masih tercantum “Made in Japan”. Masih belum pede dengan “Made in Indonesia”, ya? (kps)
 
Nice, kembangkan, haha...
kalo bisa nanti motor juga di ekspor ke eropa...
 
Indonesia perlahan lahan mulai bangkit nih nampaknya

Ayo ayo dilanjutkan! Jgn beli helm2 impor lagi /gg/gg/gg
 
Wuih mantaff /no1
Harganya internasional juga nih /wah
Saya pake helm standar aja kk /sob
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.