Kejadian langka masih saja terjadi saat ini. Seperti halnya dialami Mardiah Alkaff,46, seorang guru Biologi di SMPN 3 Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Dia mengalami kejadian aneh ketika membeli daging sapi dengan serat bertuliskan lafadz Allah dalam tulisan hijaiyah.
Ramadan 2010, tepat tiga hari menjelang Idil Fitri, Mardiah membeli setengah kilogram daging sapi di Pasar Padalarang seharga Rp35 ribu dari pedagang langganannya. Rencananya, daging sapi tersebut oleh Mardiah akan dimasak rendang untuk menu Lebaran.
Layaknya akan mengolah daging, sesampainya di Rumah, Mardiah kemudian membersihkan daging sapi tersebut lantas dibersihkan. Setelah dicuci bersih, daging sapi tersebut diiris-iris.
Betapa terkejutnya wanita berkerdung ini ketika menemukan urat daging terlihat seperti batik. Bersama anaknya dia mengiris daging tersebut. Mardiah tambah terkejut ketika melihat hasil irisannya membentuk lafadz Allah dalam tulisan hijaiyah (Arab) pada bagian otot luriknya (otot rangka).
“Karena penasaran, saya mengirisnya empat irisan, masih saja terdapat lapadz Allah,” tutur Mardiah saat ditemui di kediamannya, Perum Pondok Padalarang Indah, RT 01/27, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, kemarin (15/10).
Ramadan 2010, tepat tiga hari menjelang Idil Fitri, Mardiah membeli setengah kilogram daging sapi di Pasar Padalarang seharga Rp35 ribu dari pedagang langganannya. Rencananya, daging sapi tersebut oleh Mardiah akan dimasak rendang untuk menu Lebaran.
Layaknya akan mengolah daging, sesampainya di Rumah, Mardiah kemudian membersihkan daging sapi tersebut lantas dibersihkan. Setelah dicuci bersih, daging sapi tersebut diiris-iris.
Betapa terkejutnya wanita berkerdung ini ketika menemukan urat daging terlihat seperti batik. Bersama anaknya dia mengiris daging tersebut. Mardiah tambah terkejut ketika melihat hasil irisannya membentuk lafadz Allah dalam tulisan hijaiyah (Arab) pada bagian otot luriknya (otot rangka).
“Karena penasaran, saya mengirisnya empat irisan, masih saja terdapat lapadz Allah,” tutur Mardiah saat ditemui di kediamannya, Perum Pondok Padalarang Indah, RT 01/27, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, kemarin (15/10).