hendladi
IndoForum Beginner D
- No. Urut
- 113568
- Sejak
- 15 Jan 2011
- Pesan
- 685
- Nilai reaksi
- 2
- Poin
- 18
JAKARTA, KOMPAS.com — Menko Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum menyetujui penyederhanaan nilai mata uang (redenominasi) rupiah.
Meskipun sudah memberikan izin untuk pembahasan redenominasi dilanjutkan, Presiden belum menyatakan persetujuannya. "Presiden seingat saya tidak mengatakan sudah setuju, tapi jangan menutup diri terhadap sebuah pemikiran. Tetapi, pemikiran itu harus didiskusikan, harus dibicarakan," kata Hatta, saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (25/1/2011).
Redenominasi dinilai penting untuk menyederhanakan pencatatan. Selain itu, secara psikologis redenominasi dapat meningkatkan posisi tawar nilai tukar rupiah terhadap mata uang lain. Sebelumnya, bunk Indonesia (BI) optimistis redenominasi akan rampung pada 2011 menyusul adanya izin dari SBY untuk melanjutkan pembahasan redenominasi.
Untuk itu, Presiden telah menunjuk Wakil Presiden Boediono sebagai Ketua Tim Koordinasi Redenominasi. Sesuai rencana, BI akan melakukan tahap sosialisasi pada 2011-2012 dan dilanjutkan dengan masa transisi selama dua tahun. BI mengharapkan redenominasi ini dapat tuntas pada 2021.