• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Hati-Hati Kalau Pilih Obat Batu

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Hati-Hati Kalau Pilih Obat Batu


Ilustasi Obat Batuk Produksi India​




Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum lama ini mengeluarkan peringatan global. Bukan soal Covid. Tapi soal gangguan ginjal akut. Yang menyebebkan kematian kepada 66 anak di Gambia.

Menurut WHO kematian itu diduga ada kaitannya dengan empat merek sirup obat batu buatan India.

Hasil analisis laboratorium mengungkapkan. Keempat sirup obat batuk buatan negeri Gandhi itu mengandung dietilen glikol & etilen glikol berlebih. Dan itu dapat sangat berbahaya kalau dikonsumsi manusia.

Keempat merek obat batuk itu adalah. Promethazine Oral Solution. Kofexmalin Baby Cough Syrup. Makoff Baby Cough Syrup. Dan Magrip N Cold Syrup.

Untungnya. Pihak berwenang India & produsen sirup obat batuk Maiden Pharmaceuticals mengatakan. Sirup obat batuk itu cuma diekspor ke Gambia.

Namun saat ini ada kasus yg sama tengah di tangani di Indonesia. Namun belum diketahui pasti apakah penyebabnya juga sama.

Juru bicara Kemenkes dr Syahril dikutip dari BBC Indonesia mengatakan. Sudah berdiskusi dengan regu dari Gambia. Untuk mencari tahu kasus itu lebih jauh.

Kemenkes RI juga sudah berkoordinasi dengan WHO. Untuk mengerjakan investigasi. Kasus gangguan ginjal akut pada anak di Gambia.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) di kesempatan lain mengatakan. Obat-obatan yg diduga menyebabkan kematian puluhan anak di Gambia. Atau obat-obatan buatan di Indonesia. Tidak ditemukan di Indonesia.

Meski begitu. Agan and Sista harus tetep hati-hati. Obat yg sama mungkin tidak ada di sini. Tapi dapat jadi kandungannya ada di obat-obat dalam negeri. Harus jeli ya...demi anak-anak kita.

Selain itu. Kalau anak sedang sakit. Apakah itu batuk. Pilek. Muntah. Diare atau demam. Agan and Sista harus perhatian. Anak-anak harus dikasih air minum yg cukup.

Menurut IDAI. Anak dengan berat 10 kilogram akan mengeluarkan 1 cc air seni per jam. Jika berat anak 10 kilogram, maka perjamnya anak dapat memproduksi 10 cc air seni. Atau sekitar 240 cc (seukuran gelas air minum kemasan dalam sehari.

Nah, kalau anak-anak yg sakit pipisnya jauh berkurang. Atau bahkan tidak pipis sama sekali. Itu tandanya ada yg salah di tubuhnya. Dan sebaiknya segera temui dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Karena dikhawatirkan ada hal-hal yg tidak dapat kita tangani sendiri di rumah. (moerni)


emoticon-Request
emoticon-Hot News
emoticon-Rate 5 Star


Penulis: @moerni.id2122022

Narasi: Ulasan pribadi
Sumber: 1, 2, 3,
Foto: 1,​






Hari ini 16:16
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.