yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
KEBANYAKAN masyarakat Indonesia membungkus daging yang dibelinya dengan kantong plastik berwarna hitam. Padahal, kebiasaan ini membahayakan tubuh.
"Kantong plastik warna hitam dilarang dan itu bukan untuk makanan karena hasil daur ualng, termasuk saat kita membeli daging," kata Haniwar Syarif, Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Pengolahan Daging Indonesia kepada okezone saat ditemui di Jalan Wijaya 2 Blok F No 83B, Grand Wijaya Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (7/3/20112).
Menurutnya, makanan yang Anda beli tidak boleh terkontaminasi langsung dengan kantong plastik berwama. "Kalau makanan langsung terkontaminasi dengan kantong plastik kresek, khususnya daging, maka sama saja Anda mengonsumsi bakteri," bebernya.
Kantong plastik kresek memang murah dan praktis, tetapi juga mengandung zat kimia berbahaya yang bisa mengontaminasi makanan di dalamnya. Kantong plastik hitam mengandung zat karsinogen dan pewarna yang bisa tercampur dengan daging. Dalam jangka panjang bila ini menjadi kebiasaan, maka kanker adalah ancamannya.
Kantong plastik hitam adalah produk daur ulang yang berbahaya. Kita tidak mengetahui riwayat kantong sebelumnya, mungkin bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan dan manusia, atau limbah logam berat. Dalam proses daur ulang, kita juga tidak mengetahui berbagai bahan kimia berbahaya yang digunakan.
Pembungkus daging dan makanan siap santap lebih baik kantong putih atau transparan. Ada baiknya, Anda membawa wadah untuk membeli daging sehingga faktor kebersihannya jauh lebih baik.
"Anda bisa membawanya dari rumah, Anda bisa gunakan kantong plastik yang lebih bersahabat," tutup Haniwar.okefood.com
"Kantong plastik warna hitam dilarang dan itu bukan untuk makanan karena hasil daur ualng, termasuk saat kita membeli daging," kata Haniwar Syarif, Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Pengolahan Daging Indonesia kepada okezone saat ditemui di Jalan Wijaya 2 Blok F No 83B, Grand Wijaya Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (7/3/20112).
Menurutnya, makanan yang Anda beli tidak boleh terkontaminasi langsung dengan kantong plastik berwama. "Kalau makanan langsung terkontaminasi dengan kantong plastik kresek, khususnya daging, maka sama saja Anda mengonsumsi bakteri," bebernya.
Kantong plastik kresek memang murah dan praktis, tetapi juga mengandung zat kimia berbahaya yang bisa mengontaminasi makanan di dalamnya. Kantong plastik hitam mengandung zat karsinogen dan pewarna yang bisa tercampur dengan daging. Dalam jangka panjang bila ini menjadi kebiasaan, maka kanker adalah ancamannya.
Kantong plastik hitam adalah produk daur ulang yang berbahaya. Kita tidak mengetahui riwayat kantong sebelumnya, mungkin bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan dan manusia, atau limbah logam berat. Dalam proses daur ulang, kita juga tidak mengetahui berbagai bahan kimia berbahaya yang digunakan.
Pembungkus daging dan makanan siap santap lebih baik kantong putih atau transparan. Ada baiknya, Anda membawa wadah untuk membeli daging sehingga faktor kebersihannya jauh lebih baik.
"Anda bisa membawanya dari rumah, Anda bisa gunakan kantong plastik yang lebih bersahabat," tutup Haniwar.okefood.com