• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Hati-Hati! Asap Rokok, Pencetus Terbesar Kanker Lidah

cotutgaulCoraSolar

IndoForum Senior A
No. Urut
51340
Sejak
28 Agt 2008
Pesan
8.284
Nilai reaksi
260
Poin
83
Rabu, 3 Desember 2008

m4f0JCjDpU.jpg


Foto: Corbis

JANGAN remehkan asap rokok. Asap yang lama mengepul di rongga mulut dan terkena lidah bisa memicu kanker lidah.

Drg Tuti Octavira yang praktik di Klinik Bakti Asih, Pondok Kacang Ciledug, Tangerang, mengatakan, pada stadium awal, kanker lidah ditandai dengan lesi atau kelainan prakanker.

"Kelainan prakanker atau lesi tersebut berbentuk bercak putih pada mukosa atau lapisan dalam rongga mulut berupa pengerasan, yang disebut leukoplakia. Umumnya, kelainan ini akan menjadi kanker rongga mulut," ujar dokter lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti.

Dia juga mengatakan, penyebab terbesar terjadinya kanker lidah karena merokok, terutama yang lebih dari 2 pak per hari. Risiko tersebut akan meningkat jika mengonsumsi alkohol.

Penyebab lainnya karena tambalan atau gigi yang tajam yang menimbulkan trauma pada lidah. Asap rokok yang mengumpul di rongga mulut ternyata memicu kanker. Lidah bisa mengering karena paparan asap rokok.

"Kalau itu terpapar bolak-balik mekanismenya akan bekerja berlebihan. Akhirnya orang yang berbakat untuk kanker, sel-selnya berubah menjadi ganas yang akhirnya akan menjadi kanker lidah," ucap dokter kelahiran Medan, 6 Oktober 1981.

Ketidakbersihan mulut dan gigi sehingga membuat kuman yang berjangkit lama-lama menjadi jamur dan akhirnya berkembang menjadi kanker juga bisa menjadi pemicu dari kanker lidah.

Sementara itu, dokter spesialis telinga hidung tenggorokan (THT) dari Rumah Sakit Global Medika, Tangerang, Dr Asterina Suhardi Sp THT-KL mengatakan, lidah dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu 2/3 depan (anterior) yang dapat digerakkan (termasuk dalam bagian dari rongga mulut) dan 1/3 belakang (posterior) yang tidak dapat bergerak (termasuk dalam bagian orofaring).

"Mereka merupakan satu kesatuan, walaupun berasal dari perkembangan jaringan embrio yang berbeda," ujar dokter yang juga praktik di RS Eka Tangerang.

Asterina juga mengatakan, insiden kanker lidah meningkat sejalan dengan peningkatan usia. Umumnya terjadi pada usia sekitar 60 tahun, tetapi saat ini telah terjadi pergeseran usia karena banyak ditemukan pada usia muda.

"Pria lebih banyak daripada wanita dengan perbandingannya adalah 2:1. Namun, hal ini mulai bergeser karena banyaknya wanita perokok," sebut dokter yang juga praktik di RS Royal Taruma, Grogol, Jakarta Barat. Faktor predisposisi utama terjadinya kanker lidah ini adalah alkohol dan tembakau. Selain itu, pemakaian gigi palsu yang tidak sesuai, kebersihan mulut yang buruk, radang kronis, dan genetik.

Kanker lidah, Asterina menyebutkan, yang paling sering terjadi adalah tipe karsinoma sel skuamosa. Adapun untuk jenis lainnya jarang terjadi. Kanker lidah umumnya terjadi pada bagian tepi lateral, bisa berbentuk eksofitik, infiltratif, dan ulkus

"Gejala kanker lidah ini biasanya terdapat luka (ulkus) seperti seriawan yang tidak sembuh dengan pengobatan yang adekuat, mudah berdarah, nyeri lokal, nyeri yang menjalar ke telinga, nyeri menelan, sulit menelan, pergerakan lidah menjadi semakin terbatas. Pada stadium lanjut terjadi kesulitan untuk membuka mulut (trismus) dan adanya pembesaran kelenjar leher," sebut dokter lulusan Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti angkatan 1989 ini.

Asterina menuturkan, pencegahan kanker lidah ini, tentunya dengan menghindari faktor-faktor risiko yang bisa mencetuskan timbulnya kanker lidah tersebut. Menurut beberapa penelitian pencegahan terjadinya kanker lidah dimulai dari premalignant (awal dari keganasan) menjadi malignant (keganasan). Untuk mencegah timbulnya tumor kembali di tempat yang berbeda (second primary tumor) yakni dicegah dengan menstabilisasikan membran mukosa.
(sindo//tty)

gw paling ga suka tuh bau rokok /pif
 
wah... baru tau aq kalo ada jenis kanker lidah...:)
 
untung aku anti rokok..alarmku akan berbunyi kalo ada sedikit saja hawa rokok..
 
emang bener tuh....
di bungkusan2 rokok skrg di kasih gambar2 menjijikan salah satu nya di kasih gambar kanker lidah/wah
untung nya gw gak ngerokok...hehhehehe, aman de
 
Tapi kok masih ada juga ya yg nyoba2 ngerokok, walaupun tau roko itu berbahaya....
 
kanker lidah/?
baru per tama x ini g denger
nice info /no1
 
wajib baca tuh bagi yang ngerokok...
akakakaka
piss :D
 
kanker lidah masih asing nih kayaknya
Nice posting, good information,
 
wah serem juga yah asapnya...

dari dulu emang perokok passive lebih parah daripada yang active...

btw nice post nice info TS
 
peringatan pemerintah memang juga ada ditulis:
MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN
makanya buat yang merokok, segera berhenti merokok tuh... selain bahaya buat kesehatan, kalian memperparah global warming juga.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.