• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Hary Tanoe Kritik Menteri Ekonomi Jokowi

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanosoedibjo mengkritik kinerja menteri-menteri ekonomi di pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Menurut dia, kinerja menteri-menteri ekonomi pemerintahan Presiden Joko Widodo masih belum terlihat. Para menterina dinilai masih bermain dengan wacana yang tak kunjung terealisasi.

"Eksekusinya lambat dan kurang mengena di sasaran. Itu fakta yang dihadapi. Padahal janji-janji politik Jokowi ini sangat menjanjikan diawal," kata Hary Tanoe, Kamis (25/6/2015).

Hary mencontohkan, saat keliling ke daerah, kondisi nelayan, petani dan buruh semakin hidup dalam kemiskinan. Salah satu faktor yang menyebabkan hal itu, kata dia, adalah naiknya harga kebutuhan bahakn pokok. Selain itu, pengangguran saat ini terus bertambah seiring dengan menyempitnya lapangan pekerjaan.

"Saya juga melihat kehidupan masyarakat marjinal masih jauh tertinggal, kesenjangan tinggi. Tapi sayang menteri dan Presiden lambat jalani reformasi birokrasi. Akhirnya program pemerintah pun terbengkalai," katanya.

Menurut Hary, tidak adanya kepastian hukum dan kepastian kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah juga dirasakan imbasnya terhadap pelaku usaha. Banyak pengusaha kesulitan mengembangkan bisnisnya sehingga justru mengalami kerugian.

"Kita perlu tim ekonomi yang punya integritas dan kapasitas. Indonesia perlu solusi, kalau dia punya kapasitas, berarti dia punya kompetensi. Harus diingat itu. Jadi tim yang betul-betul paham akan persoalan bangsa kita dan bagaimana menyelesaikannya," katanya.

Namun, Hary tak mau terlalu menyalahkan menteri yang saat ini mengisi pos bidang ekonomi. Sebab, dia melihat, dibalik lemahnya tim ekonomi ini, ada masalah serius dalam hal leadership Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla.

"Kita harus punya kepemimpinan yang kuat dan bisa cepat menyelesaikan masalah saat ini. Presiden harus bisa menyatukan team work yang solid," ucap Hary.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.