Artama_kwok
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 3197
- Sejak
- 13 Jul 2006
- Pesan
- 7.693
- Nilai reaksi
- 252
- Poin
- 83
Sabtu, 13 Juni 2009 | 19:09 WIB
SURABAYA, KOMPAS.com -Di hari pertama pengoperasian Tol Jembatan Suramadu, Sabtu (13/6) petugas PT Jasa Marga (Persero) kewalahan, khususnya dalam pengaturan kendaraan roda dua. Masih banyak pengendara roda dua yang melintas tanpa mengenakan helm dan sepeda motor yang dikendarai mengangkut lebih dari dua orang. Bahkan ketika motor dan mobil sampai di tengah jembatan, sebagian pengendara justru berhenti untuk berfoto-foto.
PT Jasamarga (Persero) mulai membuka ruas Tol Jembatan Suramadu untuk masyarakat umum, Sabtu (13/6) hari ini tepat pukul 13.00. Masa uji coba Tol Jembatan Suramadu berlangsung mulai, Sabtu (13/6) hingga Rabu (17/6) pekan depan.
Selama masa uji coba ini, masyarakat tak dikenai biaya. Dalam pengoperasian Tol Suramadu, PT Jasa Marga (Persero) menerapkan sejumlah peraturan, antara lain pengendara sepeda motor maksimal harus dua orang dan diwajibkan memakai helm. Hal ini sesuai Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 1992 tentang lalu lintas.
Berdasarkan pemantauan Kompas, di hari pertama uji coba, masih banyak masyarakat khususnya pengendara roda dua yang tak memahami peraturan di lintasan Tol Suramadu. "Masih banyak pengendara yang berhenti di tengah jembatan. Petugas Patroli Jalan Raya kami harus ekstra keras mengelilingi ruas jalan," kata Kepala Bagian Pengumpulan Tol Suramadu PT Jasa Marga (Persero) Suyitno saat memantau Tol Suramadu.
Menurut Suyitno, masa uji coba Tol Suramadu akan berlaku hingga, Rabu (17/6) depan. Pengendara tetap diberi karcis tanda masuk gratis. Selanjutnya, pemberlakuan tarif tol dijalankan sesuai Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 395/Kpts/m/2009 tanggal 10 Juni 2009.
Dalam ketentuan tersebut tarif golongan mobil I sebesar Rp 30.000, golongan II Rp 45.000, golongan III Rp 60.000, golongan IV Rp 75.000, dan tarif mobil golongan V Rp 90.000. Sementara itu, tarif kendaraan motor roda dua atau kendaraan golongan VI sebesar Rp 3.000.
Source


