roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Minggu, 10 Agustus 2008 | 17:18 WIB
KUQA, MINGGU - Sekelompok orang melancarkan serangan bom terlibat baku tembak dengan polisi di Provinsi Xinjiang, Minggu (10/8). Tujuh penyerang dan seorang polisi tewas dalam insiden itu.
Serangan subuh itu di wilayah yang dominan Muslim itu dilancarkan di tengah semakin ketatnya pengamanan oleh aparat China untuk mengamankan pelaksanaan Olimpiade yang berlangsung di Beijing. Serangan ini diyakini sebagai pembuktian ancaman kelompok militan yang terkait Al Qaeda untuk mengganggu Olimpiade itu.
Kantor berita Xinhua, mengutip pernyataan polisi setempat, menyebutkan sekitar selusin bom diledakkan di sejumlah kantor pemerintahan di Kota Kuqa. Menurut Xinhua, serangan itu merupakan serangan bunuh diri.
Dalam serangan yang sepertinya paling besar, lapor Xinhua, para penyerang mengarahkan mobil roda tiga bermuatan bahan peledak ke bangunan biro keamanan publik pukul 02.30 waktu setempat. Polisi berhasil menembak mati salah satu penyerang, sedangkan seorang penyerang lain meledakkan diri. Dalam serangan itu seorang polisi tewas, dua polisi dan dua warga sipil luka. Dua mobil polisi juga hancur.
Enam jam kemudian, tembak menembak terjadi di sebuah pasar tak jauh dari kantor polisi itu. Di situ ada lima orang bersenjata bersembunyi di dalam kios. Mereka melemparkan bom ke polisi. Polisi menembak mati dua di antaranya, sementara lainnya meledakkan diri menggunakan bom rakitan itu.
Menurut Xinhuan, mengutip keterangan polisi, seorang penyerang berhasil ditangkap. Ia mengaku ada 15 orang terlibat dalam serangan itu. Polisi juga menyita sebuah taksi yang digunakan para penyerang.
KUQA, MINGGU - Sekelompok orang melancarkan serangan bom terlibat baku tembak dengan polisi di Provinsi Xinjiang, Minggu (10/8). Tujuh penyerang dan seorang polisi tewas dalam insiden itu.
Serangan subuh itu di wilayah yang dominan Muslim itu dilancarkan di tengah semakin ketatnya pengamanan oleh aparat China untuk mengamankan pelaksanaan Olimpiade yang berlangsung di Beijing. Serangan ini diyakini sebagai pembuktian ancaman kelompok militan yang terkait Al Qaeda untuk mengganggu Olimpiade itu.
Kantor berita Xinhua, mengutip pernyataan polisi setempat, menyebutkan sekitar selusin bom diledakkan di sejumlah kantor pemerintahan di Kota Kuqa. Menurut Xinhua, serangan itu merupakan serangan bunuh diri.
Dalam serangan yang sepertinya paling besar, lapor Xinhua, para penyerang mengarahkan mobil roda tiga bermuatan bahan peledak ke bangunan biro keamanan publik pukul 02.30 waktu setempat. Polisi berhasil menembak mati salah satu penyerang, sedangkan seorang penyerang lain meledakkan diri. Dalam serangan itu seorang polisi tewas, dua polisi dan dua warga sipil luka. Dua mobil polisi juga hancur.
Enam jam kemudian, tembak menembak terjadi di sebuah pasar tak jauh dari kantor polisi itu. Di situ ada lima orang bersenjata bersembunyi di dalam kios. Mereka melemparkan bom ke polisi. Polisi menembak mati dua di antaranya, sementara lainnya meledakkan diri menggunakan bom rakitan itu.
Menurut Xinhuan, mengutip keterangan polisi, seorang penyerang berhasil ditangkap. Ia mengaku ada 15 orang terlibat dalam serangan itu. Polisi juga menyita sebuah taksi yang digunakan para penyerang.