• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Hari Ini, Dahlan Kumpulkan "Ahli Sinyal dan Petir"

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
cwRYM.jpg
Menteri BUMN Dahlan Iskan siang ini menggundang 'ahli-ahli petir dan sinyal' ke kantornya. Dengan mengundang para ahli ini, Dahlan berharap permasalahan yang sering terjadi di Kereta Rel Listrik di wilayah Jabodetabek dapat segera teratasi.

"Pak Dahlan akan berbicara tentang sinyal dan putra petir. Selain Deputi Infrastruktur dan Logistik, hadir juga direksi KAI dan direksi BUMN lainnya," demikian seperti dikutip dari undangan resmi yang diterima Okezone dari humas Kementerian BUMN, Jumat (11/5/2012).

Sebelumnya, dalam perjalanannya ketika menuju ke Istana Presiden beberapa waktu lalu, Dahlan yang menggunakan KRL dari Depok ke Gambir melihat bahwa KRL di Jabodetabek sering mengalami masalah di sinyal. Perjalanan KRL sering terhenti karena sinyal tidak sampai di setiap pintu-pintu kereta api. Hal ini membuat Dahlan gerah dan berfikir untuk mencari jalan keluar.

Dahlan perlu mengumpulkan para ahli ini, untuk membicarakan masalah sinyal perkeretaapian di Indonesia, karena masalah sinyal sebenarnya bukan wewenang KAI tetapi karena sering matinya sinyal kereta, hal ini menganggu keselamatan penumpang.

"Anggarannya memang bisa triliunan, tapi uang kan bisa dicari. Tinggal apakah boleh? Karena sinyal itu menurut UU bukan bagiannya KAI. Tidak boleh main-main," ungkap Dahlan
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.