• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Harga Sudah Rp95 Juta, Ukuran Rumah Murah Mengecil

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
lw3AH.jpg
Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz, mengungkapkan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada akhir Juli lalu berdampak pada program rumah murah.

Sebab, kenaikan itu memicu lonjakan harga bahan baku, sehingga membuat ukuran atau tipe rumah murah yang dijual mengecil.

Djan mengatakan, upaya tersebut merupakan siasat para pengembang untuk tetap menjual rumah murah tanpa menaikkan harganya. "Jadi, pengembang-pengembang yang menghadapi situasi itu, mereka menyesuaikan tipe rumah," ujar Djan, saat ditemui Senin malam 16 September 2013.

Dia menambahkan, langkah itu diperkenankan oleh kementeriannya, selama tujuannya tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah dengan kenaikan harga rumah murah.

"Sekarang, di Jabodetabek itu kan harga rumah murah Rp95 juta. Tetapi, sebenarnya bisa disiasati dengan tipe rumah. Kan tipe 36 bisa juga diganti menjadi rumah inti tipe 21, samakan harganya," ujarnya.

Perubahan ukuran tersebut, menurut Djan, mendapatkan sambutan baik dari masyarakat. Hal tersebut terbukti dengan tingginya penjualan rumah tipe inti tersebut.

"Saat pameran perumahan di 10 kota, terjual 10 ribu rumah dalam jangka waktu lima hari. Nah, pengembang menyiasati seperti itu. Tetapi, kalau harga tanahnya murah, masih bisa dapat tipe 36," tuturnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.