• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Harga Minyak Mentah Merosot

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
C8Wom.jpg

Harga minyak mentah merosot pada perdagangan di New York setelah Presiden bunk Sentral Eropa Mario Draghi gagal memberikan penjelasan yang detil mengenai rencana untuk menopang euro dengan memangkas biaya pinjam pemerintah yang meningkat di zona euro.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengantaran September jatuh 1,78 dollar AS menjadi 87,13 dollar AS per barel, di New York Mercantile Exchange, Kamis waktu setempat atau Jumat (3/8/2012) pagi. Harga minyak Brent untuk penetapan September merosot 6 sen menjadi 105,90 dollar AS per barel, di ICE Futures Europe exchange, London.

Draghi memberi sinyal bahwa bunk Sentral Eropa bersama-sama dengan pemerintah di zona euro akan membeli obligasi dalam jumlah yang cukup demi menghapus segala kekhawatiran akan masa depan euro. Sinyal ini terkait dengan pernyataan yang pernah dilontarkannya bahwa bunk Sentral Eropa akan melakukan apapun demi mempertahankan euro.

Pernyataan tersebut lantas menimbulkan spekulasi bahwa Draghi akan memberikan keterangan mengenai rencananya. "Draghi mengatakan bahwa ECB akan melakukan apapun yang diperlukan dan pernyataan ini menciptakan antisipasi untuk bunk sentral membeli obligasi," sebut Harry Tchilinguirian, Kepala Strategi Pasar Komoditas BNP Paribas SA yang berbasis di London.
"Dengan menciptakan ekspetasi dan gagal mewujudkannya, anda jelas mendapat reaksi dari pasar seperti yang terjadi hari ini," tambah Tchilinguirian.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.