• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Harga Minyak Dunia Melambung ke Level Tertinggi 18 Bulan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
KFnYE.jpg
Harga minyak mentah melonjak ke tingkat tertinggi dalam 18 bulan pada Selasa (27/8/2013) waktu setempat, (Rabu pagi WIB), karena ancaman Barat akan menghukum Suriah untuk dugaan serangan senjata kimia meningkatkan kekhawatiran atas pasokan minyak mentah Timur Tengah.

Kontrak berjangka minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Oktober melompat 3,09 dollar AS mencapai 109,01 dollar AS per barel. Posisi ini terakhir terlihat pada Februari 2012.

Di London, minyak mentah Brent North Sea mencapai harga tertinggi dalam enam bulan, ditutup pada 114,36 dollar AS per barel atau naik 3,63 dollar AS dari Senin.

AS dan sekutunya menunjuk secara langsung pemerintah Suriah sebagai bertanggung jawab untuk dugaan serangan senjata kimia pada 21 Agustus yang menyebabkan ratusan orang tewas.

Washington mengatakan pihaknya akan menuntut Damaskus untuk bertanggungjawab, dan mengatakan pasukan militernya siap untuk mengambil tindakan, ketika sekutu AS angkat bicara mendukung tindakan hukuman tersebut.

The Washington Post mengutip pejabat senior pemerintahan AS yang mengatakan tindakan itu mungkin akan berlangsung tidak lebih dari dua hari dan melibatkan rudal atau pembom jarak jauh, sasaran serangan militer tidak terkait langsung dengan gudang senjata kimia Suriah.

Sementara yang akan menjadi target secara langsung adalah setiap produksi atau transportasi minyak besar, berdekatan dengan produsen dan pengiriman minyak utama Irak yang membuat pasar gelisah. Ancaman terbesar untuk produksi dan ekspor minyak Irak.

Selain itu, kata Timothy Evans dari Citi Futures, penutupan fasilitas produksi lainnya di Libya oleh para demonstran juga memperketat pasokan.

"Produksi minyak mentah Libya mungkin telah turun di bawah 200.000 barel per hari setelah penutupan ladang minyak Elephant pada Senin," katanya, mengutip wawancara yang diberikan oleh Kepala National Oil Co. Nuri Berruien.

Tetapi beberapa analis mengatakan ada banyak pasokan di pasar untuk meredam harga, baik dari Amerika Utara maupun dari Arab Saudi.

"Libya dan Irak pada saat ini keduanya akan terus menimbulkan masalah dengan tingkat produksi mereka, tetapi volume agregat yang hilang masih mungkin dapat dikelola," kata Greg Priddy di Eurasia Group.

"Volume dari gangguan aktual di Libya dan Irak tetap tidak mencukupi untuk mengimbangi kecenderungan lebih banyaknya persediaan karena melonjaknya produksi di Amerika Utara."
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.