• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Harga Cabai Makin "Panas", Sekilo Rp50 Ribu

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
102819_cabai_663_382.jpg

Belum selesai masalah bawang, kini pemerintah direpotkan lagi dengan melejitnya harga cabai. Harga cabai yang biasanya hanya sekitar Rp25 ribu, kini di Jakarta sudah melejit jadi Rp50 ribu per kg.

Menanggapi mahalnya harga cabai itu, Menteri Pertanian Suswono mengatakan, Kementerian Pertanian masih menyelidiki penyebab kenaikan ini, apakah karena kekurangan pasokan atau permainan pasar.

Kementerian akan mengawasi pasokan cabai khususnya menjelang dan pasca panen petani. "Sebetulnya dilihat dari produksinya, seperti tahun lalu, cabai itu kan tidak ada gejolak," kata Suswono di Jakarta, Kamis 21 Maret 2013.

Ia menegaskan, jika menemukan indikasi permainan cabai, akan meminta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk menangani permainan ini. "KPPU sedang berusaha mengurus dan mengkaji apa benar terjadi permainan harga dari rekan-rekan pedagang atau murni dari kekurangan suplai," ujarnya

Sebelumnya KPPU akan memanggil para importir untuk dimintai keterangan mengenai dugaan permainan harga bawang. Ini menyusul ditemukannya ratusan kontainer bawang milik mereka yang masih tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

"Ada sebelas importir yang akan diperiksa KPPU pada Jumat pekan ini," ujar Wakil Ketua KPPU Saidah Sakwan di Jakarta, Senin.

Mereka yang akan dipanggil itu adalah empat importir dari Surabaya dan tujuh importir dari Jakarta.
 
makin lama ibu rumah tangga pada gak masak nih kalo harga bahan utama untuk memasak naik
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.