• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Harga BBM di Indonesia Tidak Murah..!

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
AjYH.jpg
Harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia yang selama ini dikatakan oleh para pejabat paling murah, disanggah oleh Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB).

Direktur Eksekutif KPBB Ahmad Safrudin mengatakan, di negara lain harga bbm relatif lebih mahal, tetapi dengan kualitas yang lebih tinggi. "Di Amerika Serikat misalnya, harga bensin dipatok 3,9 dollar AS per USG atau 98 sent dollar AS per liter, atau setara dengan Rp 10.750 per liter," kata Ahmad, dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (12/8/2014).

Pada level harga tersebut, kualitas bbm di Amerika Serikat berada pada kategori 4 berdasarkan standard WWFC (World Wide Fuels Charter). Untuk diketahui standar WWFC ini digunakan untuk menggerakkan kendaraan berstandar Euro 5. Sementara di Indonesia, premium dipatok dengan harga Rp 6.500 per liter. Kualitasnya, category 1 pun tidak masuk standar WWFC.

Ahmad melanjutkan, selama ini penetapan harga bbm bersubsidi menggunakan acuan MOPS (Mid Oil Plats Singapore), yaitu harga rata-rata menurut MOPS ditambah dengan alpha sebagai profit margin bagi Pertamina. Dia menyebutkan, di Malaysia harga bbm RON 95 atau setara Pertamax Plus senilai RM 2,1 atau setara Rp 7.000 per liter.

Di Singapura, harga bbm RON 92 sebesar Rp 8.754 per liter. RON 92 ini diizinkan untuk digunakan pada kendaraan bermotor Euro 2.

Ahmad menyayangkan pemerintah yang selalu menyebut harga bbm murah, namun menyembunyikan fakta kualitas. Menurut dia, ada sesuatu yang tidak clear antara harga bbm dengan kualitasnya. Terkait dengan kenaikan harga bbm bersubsidi, dia menegaskan, KPBB bukan dalam posisi melawan kenaikan harga bbm.

"Tapi kalau mau dinaikkan, di-upgrade dulu kualitasnya, sehingga harga baru sesuai dengan acuan yang digunakan untuk menetapkan harga (MOPS). Kalau tidak, berarti pemerintah membohongi rakyat," tandas Ahmad.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.