• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Harap Budidaya Ikan Nila? Cek Dulu Tipsnya di Sini

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Ikan nila mempunyai banyak penggemar di tanah air berkat rasanya yg enak, tidak kalah denganikan leledan mujair. Tak mengherankan banyak yg tergiur mencoba peruntungan berbisnis budidaya ikan nila.

Usaha budidaya ikan nila mempunyai reputasi positif. Bisnis ini cuma memerlukan waktu singkat untuk balik modal. Hal ini berkat durasi budidaya yg singkat & harga jual yg stabil di pasaran. Anda dapat terjun ke bisnis ini tanpa meninggalkan pekerjaan utama. Yang perdana patut Anda catat adalah bisnis ikan nila membutuhkan perawatansistem monokulturdimana induk betina dipisahkan dengan induk jantan. Rekomendasi ini berfungsi mempermudah Anda menyeleksi induk nantinya.

Langkah Berbudidaya Ikan Nila

1. Membuat Kolam Ikan Nila yg Tepat

Ingin Budidaya Ikan Nila? Cek Dulu Tipsnya di Sini
Sumber Foto : dayaternak.com​


Pertama-tama, keringkan kolam terlebih dahulu. Setelahnya, lakukan pengapuran untuk menghilangkan hama & ikan liar di tempat calon kolam ikan nila tersebut. Pilihlah tanah lempung yg sesuai dengan habitat ikan nila sebagai ikan air tawar. Tanah tipe ini berfungsi untuk menahan massa air.

Untuk hasil yg akan lebih berkualitas, buatlah kolam di dataran rendah dengan ketinggian antara 300 & 600 dpl dengan suhu antara 25 & 30 derajat Celcius. Kadar garam sebaiknya berkisar 35/ml dengan pH antara lima & tujuh.

2. Menyeleksi Benih Ikan Nila

Ingin Budidaya Ikan Nila? Cek Dulu Tipsnya di Sini
Sumber Foto : elsafishfarm.com​


Faktor keberhasilan berikutnya berasal dari bibit ikan nila. Semakin bagus mutu benihnya, semakin akbar kemungkinan hasil panen ikan nila lebih bermutu prima. Lebih baik Anda memilih mengembangbiakkan ikan nila jantan sebab tumbuh dua kali lebih cepat dibandingkan tipe betina. Dengan cara ini maka proses budidaya akan lebih cepat & melahirkan lebih banyak ikan nila.

Hindari mencampur banyak ikan nila betina & jantan dalam satu kolam sebab berpotensi mengurangi berat badan ikan nila secara signifikan. Ini terjadi karena sifat ikan nila yg memijah atau mengerjakan perkimpoian. Dalam proses inilah bobot si nila akan merosot drastis.

3. Menabur Benih ke dalam Kolam

Ingin Budidaya Ikan Nila? Cek Dulu Tipsnya di Sini
Sumber Foto : .akuatik.id​


Bukan perkara asal menabur bibit ikan nila. Anda harus mengukur kedalaman kolam, luas kolam & ukuran bibit ikan nilanya supaya tercipta komposisi ikan nila yg pas. Direkomendasikan untuk menciptakan kolam dengan kedalaman antara 60 & 75 cm. Ukuran bibit setiap ikan nila umumnya antara 10 gram & 20 gram. Idealnya, setiap per meter persegi kolam ikan nila mengandung antara 15 & 30 ekor ikan. Saat panen, bobot setiap ikan nila dapat mencapai 300 gram.

4. Memberi Asupan Gizi ke Ikan Nila

Ingin Budidaya Ikan Nila? Cek Dulu Tipsnya di Sini
Sumber Foto : dayaternak.com​


Anda dapat memberi pakan berupa tepung ikan (25%), kopra (10%), & dedak halus (65%). Pilihan lainnya adalah pellet berkadar antara 20 & 30%. Pellet dapat diberikan antara 2 & 3% dari bobot populasi keseluruhan ikan nila di dalam kolam.

Komposisi pellet adalah 26 gram dedak halus, 8 gram tepung jagung, 30 gram tepung ikan, 2 gram tepung benawa, 22 gram tepung terigu, 10 gram bungkil, 1,5 gram vitamin, & air secukupnya.

Tuangkan semua bahan tersebut ke dalam sebuah tempat lalu aduk. Tambahkan air & uleni supaya adonan menyerupai pasta. Gunakan penggiling daging berukuran 3-5 mm untuk menciptakan pellet tersebut. Langkah terakhir yakni letakkan adonan itu ke dalam wadah lebar kemudian jemurlah di bawah terik matahari. Cara lain yakni menaruhnya di dalam oven.

Waktu terbaik untuk memberikan pellet adalah pagi & sore hari. Sekali dalam dua hari cukup untuk memberikan pakan ini. Dengan menciptakan pakan ini, Anda sudah dapat mendukung usaha ini sedari awal.

5. Memanen Ikan Nila

Ingin Budidaya Ikan Nila? Cek Dulu Tipsnya di Sini
Sumber Foto : erakini.com​


Anda biasanya sudah dapat memanen setelah sekitar empat hingga enam bulan. Bobot ikan nila saat panen dapat mencapai antara 300 gram & 500 gram per ekornya. Durasi ini terbilang cepat bagi pebisnis ikan nila pemula. Dan Anda dapat memanen lebih cepat, yaitu per bulan, apabila Anda memelihara banyak benih & menjalankan usaha ini dalam waktu lama.

Baca juga :Ingin Ternak Ikan Nila? Cek Dulu Yuk Cara Pembuatan Kolam yg Tepat

Tips Mendapatkan Induk Ikan Nila yg Baik

Anda wajib mengetahui ciri fisik induk ikan nila. Yang betina berwarna keabu-abuan dengan ujung sirip ekor juga berwarna keabuan, agak lembek, ukuran perut lebih akbar dengan warna merah pada lubang saluran telurnya. Induk nila betina mempunyai lubang anus, lubang urogenital, & lubang genital papilla sebagai letak keluarnya telur.

Induk nila jantang mengandung dua lubang urogenital berupa anus & lubang kedua sebagai tempat keluarnya urin & sperma serta berwujud lebih menonjol. Direkomendasikan untuk memilih induk nila betina berbobot lebih dari 100 gram. Sedangkan untuk induk ikan nila jantan usia empat hingga lima bulan sebaiknya berbobot antara 120 & 180 gram. Ciri fisik pembeda ikan nila jantan & betina adalah ikan nila jantan berwarna hitam, merah cerah di bagian sirip punggung namun putih di bagian dagunya.

Proses Pemijahan Ikan Nila

Proses pemijahan atau pelepasan sperma & sel telur untuk pembuahan ikan nila cukup istimewa. Pertama-tama, induk nila jantan akan menciptakan lubang di dasar kolam berdiameter antara 3 & 5 cm. Induk nila betina akan memanfaatkan lubang tersebut untuk meletakkan sel telur yg lalu akan dibuahi oleh nila jantan. Setelahnya, telur tersebut akan dierami di dalam mulut ikan antara tiga hingga lima ha ri.

Biasanya, dua kolam dibutuhkan untuk mengerjakan pemijahan. Tambahkan pembatas berupa bambu carang supaya anak ikan nila tidak dimakan oleh nila jantan. Cara ini akan menolong Anda supaya tidak repot dalam memindahkan anak ikan nila tersebut.

Terdapat disparitas antara kolam pendederan dengan kolam pemijahan. Gunakan perbandingan 1:2 atau 1:4 untuk kolam pendederan dengan kedalaman antara 50 & 60 cm. Kolam pemijahan untuk nila betina & nila jantan hendaknya mempunyai perbandingan 1:2, 1:3 atau 1:4.

Semoga berhasil #mitrasukses KITADIGI!


Hari ini 10:00
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.