yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Pemberian danang kompesai bagi Pekerja Seks Komersial (PSK) dan mucikari di Lokalisasi Dolly dan Jarak tidak sesuai target. Pasalnya, hanya 402 orang dari 1.449 PSK dan 72 orang dari 351 Mucikari yang mengambil danang kompensasi dari pemerintah.
Namun, dari jumlah PSK dan mucikari yang mengambil danang kompensasi malah mengembalikannya lagi. Ada lima PSK yang mengembalikan danang kompensasi. Sehingga ada 397 PSK yang sudah mengantongi danang tersebut. Sedangkan dari 72 mucikari ada tiga orang yang mengembalikan danang kompensasi itu. Total mucikari yang menerima kompensasi atas penutupan lokalisasi yang ada di Kelurahan Putat Jaya ini sebanyak 69 orang.
Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya Deddy Sosialisto mengatakan, pembagian danang kompensasi penutupan lokalisasi Dolly ini hanya tercapai sekitar 30 Persen.
Selain itu, ada sejumlah PSK dan mucikari yang datang ke Koramil Sawahan untuk mengambil danang kompensasi. Sayangnya, mereka tidak terdaftar dalam data base Pemkot Surabaya. Sehingga tidak bisa menerima danang tersebut.
"Tapi kita usahakan dengan cara didata, nanti akan kami ajukan ke Kemensos. Selanjutnya, tergantungan Kementrian," jelas Deddy, Kamis (26/6/2014).
Deddy juga menyatakan, bahwa hari ini adalah terakhir pengambilan danang kompensasi. Sehingga, sisa dan akan kembali ke Kas Daerah (Kasda). Selanjutnya menunggu kebijakkan dari Pemkot. Deddy juga menyebut, sebenarnya banyak PSK dan mucikari yang ingin mengambil danang kompensasi namun ada pihak-pihak yang melakukan intimidasi.
"Informasi yang saya terima ada intimidasi saat ingin mengambil danang kompensasi," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah memberikan danang Kompensasi sebanyak Rp5.050.000 untuk PSK Dolly dan Jarak. Kemudian Rp5 Juta untuk mucikari dua lokalisasi tersebut. danang tersebut sedianya digunakan untuk modal usaha baru paska penutupan Dolly.
Namun, dari jumlah PSK dan mucikari yang mengambil danang kompensasi malah mengembalikannya lagi. Ada lima PSK yang mengembalikan danang kompensasi. Sehingga ada 397 PSK yang sudah mengantongi danang tersebut. Sedangkan dari 72 mucikari ada tiga orang yang mengembalikan danang kompensasi itu. Total mucikari yang menerima kompensasi atas penutupan lokalisasi yang ada di Kelurahan Putat Jaya ini sebanyak 69 orang.
Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya Deddy Sosialisto mengatakan, pembagian danang kompensasi penutupan lokalisasi Dolly ini hanya tercapai sekitar 30 Persen.
Selain itu, ada sejumlah PSK dan mucikari yang datang ke Koramil Sawahan untuk mengambil danang kompensasi. Sayangnya, mereka tidak terdaftar dalam data base Pemkot Surabaya. Sehingga tidak bisa menerima danang tersebut.
"Tapi kita usahakan dengan cara didata, nanti akan kami ajukan ke Kemensos. Selanjutnya, tergantungan Kementrian," jelas Deddy, Kamis (26/6/2014).
Deddy juga menyatakan, bahwa hari ini adalah terakhir pengambilan danang kompensasi. Sehingga, sisa dan akan kembali ke Kas Daerah (Kasda). Selanjutnya menunggu kebijakkan dari Pemkot. Deddy juga menyebut, sebenarnya banyak PSK dan mucikari yang ingin mengambil danang kompensasi namun ada pihak-pihak yang melakukan intimidasi.
"Informasi yang saya terima ada intimidasi saat ingin mengambil danang kompensasi," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah memberikan danang Kompensasi sebanyak Rp5.050.000 untuk PSK Dolly dan Jarak. Kemudian Rp5 Juta untuk mucikari dua lokalisasi tersebut. danang tersebut sedianya digunakan untuk modal usaha baru paska penutupan Dolly.