• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Halaman Masjid Dipakai Mesum, Warga Demo

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
dk2w5.jpg

Tak terima halaman masjid dijadikan tempat mesum pasangan selingkuh, ratusan warga berunjukrasa ke Mapolsek Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (19/10/2012).

Ratusan warga tersebut berasal dari Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Sebagian dari warga ada yang membawa poster dan selebaran yang berisi kecaman terhadap pelaku dugaan mesum.

Dalam aksi unjuk rasa itu, warga mendesak polsek setempat mengusut kasus dugaan mesum yang dilakukan pasangan selingkuh yang juga warga setempat. Sholeh, warga setempat yang juga ikut demo di Mapolsek Gondanglegi, mengatakan, warga memergoki dua pasangan selingkuh, QY dan NA, berbuat mesum di halaman masjid. "Saat itu melakukannya di dalam mobil yang diparkir di halaman masjid," katanya.

Perbuatan QY dan NA dianggap sudah meresahkan warga setempat. Selain karena kedua pasangan mesum itu masing-masing sudah beristri dan bersuami, mereka juga telah melecehkan tempat ibadah. "Pelaku mesum itu telah melecehkan masjid kami. Wajar warga marah," katanya.

Snggota Badan Perwakilan Desa (BPD) di desa setempat, H Abdurrahman (40) mendesak polisi segera mengusut kasus dugaan mesum pasangan nonmuhrim di halaman masjid. Kedua pelaku harus diproses secara hukum.

"Pelaku harus diadili. Jika tidak, warga akan menanganinya sendiri," ancamnya kepada wartawan ditemui di sela aksi di depan Mapolsek Gondanglegi.

Menurutnya, secara moral, perbuatan QY dan NA itu buruk, apalagi mereka berbuat mesum di halaman masjid. "Apalagi, kedua pasangan ini sudah punya istri dan suami yang sah," katanya.

Hingga berita ini ditulis, pihak perwakilan warga, kepala desa, pihak kecamatan dan kepolisian masih melakukan perundingan untuk mencari solusi. "Saat ini masih belum ada keputusan. Masih berunding menyelesaikan masalah ini," kata Abdurrahman.

Ratusan warga masih menunggu keputusan perundingan yang dilakukan unsur muspida di Mapolsek Gondanglegi. "Warga tak akan pulang, jika tak ada kejelasan," tandas Abdurrahman.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.