• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Hal2 Aneh/Unik Yg Terjadi Di Dunia Ini Hari2nya...

BEIJING

Seorang bocah laki-laki yang berusia delapan tahun, Bing Zhe, telah hidup bersama ular raksasa di Dongguan, Provinsi Guangdong, selama lebih dari tujuh tahun.

Ayah Bing Zhe yang mengelola kebun binatang kecil dengan banyak hewan mengatakan, putranya mulai hidup dan bermain dengan ular boa raksasa ketika ia baru berumur sembilan bulan.

Ular yang berusia tujuh tahun lebih tua dari Bing itu kini berukuran 4,2 meter dan berat 70 kilogram. Setiap malam Bing memeluk ular boa itu sewaktu ia lelap tidur dan kadang kala menggunakan ular raksasa tersebut sebagai bantal.

Namun, ular itu tak pernah mulukai Bing dan malah pernah mengusir ular kobra yang berusaha menyerang "majikan mudanya". Ayah Bing mengatakan, anak laki-lakinya dan ular tersebut tak terpisahkan.
 
NASHVILLE

093620p.jpg


Di dunia musik, Eddie Adcock adalah legenda hidup. Gayanya mencabik dawai banjo lain daripada yang lain. Itulah yang menempatkan namanya sebagai musisi bluegrass istimewa di Amerika. Awal bulan ini nama Adcock kembali menjadi perhatian.

Bukan karena musiknya, melainkan kenekatannya memainkan banjo saat sedang menjalani bedah otak. Operasi itu harus dijalaninya untuk menghilangkan tremor hebat yang dideritanya.

Dua tahun lalu kemampuan istimewanya itu hilang. Tangannya tak bisa berhenti bergetar. Musisi berusia 70 tahun itu tak bisa lagi memainkan alat musik kesayangannya. “Itu hal yang paling menyedihkan dalam kehidupan saya,” kata Adcock dalam program televisi Good Morning America.

Martha, istrinya, yang pertama kali mengetahui penyakit Adcock. “Kami berusaha mencari tahu yang menimpanya,” ujar Martha. “Kami sangat tertekan karena banjo adalah hidupnya.”

Setelah melalui berbagai pemeriksaan medis, Adcock mendapatkan solusi dari para dokter Pusat Medis Universitas Vanderbilt (VUMC), Nashville. Solusinya, Adcock harus menjalani prosedur yang disebut rangsangan otak dalam.

Pada prosedur itu, dokter menempatkan sebuah elektroda di otaknya dan menghubungkannya dengan semacam alat pacu yang dipasang di dadanya. Saat alat pacu itu diaktifkan, sebuah energi akan mengacaukan tremor atau getaran. Dengan begitu, Adcock bisa kembali mengendalikan tangannya.

Adcock dibiarkan terjaga saat para pakar bedah otak itu "meraba-raba" otaknya untuk mencari penyebab tremor. Itu artinya, pemusik banjo legendaris itu hanya menjalani pembiusan lokal.

Tak hanya itu. Agar hasilnya sesuai dengan yang diinginkan, dokter membiarkan Adcock bermain banjo selama mereka mengutak-atik otaknya. “Kami yakin itu bisa membantunya mengendalikan tremor,” kata dr Joseph Neimat dari VUMC. “Yang sulit adalah mengembalikan kemampuannya pada level sebelumnya,” tambahnya.

Maka, operasi tersebut berlangsung "meriah". Berbagai macam bunyi terdengar. Dari alat-alat kedokteran, suara dokter dan perawat, serta dr Neimat yang berkali-kali mengajukan pertanyaan "Sudah lebih baikkah sekarang?" Hal itu ditambah dengan alunan banjo yang tak henti dimainkan Adcock.

Neimat tahu dirinya sudah menemukan titik masalahnya ketika permainan banjo Adcock terdengar seperti dulu. Ternyata, operasi tersebut berlangsung sukses. Elektroda itu kini terpasang pada otak Adcock. Pada pertemuan berikutnya, Neimat menunjukkan perbedaan ketika elektroda diaktifkan dan saat tidak difungsikan.

Sebelum elektroda diaktifkan, Adcock tidak bisa menggambar spiral dan memetik dawai banjo. Namun, ketika tombol alat pacu ditekan hingga elektroda aktif, Adcock kembali seperti dulu. Permainan banjonya secepat dan seindah sebelumnya. “Saya bersyukur. Ini hal terbaik dalam hidup saya,” kata Adcock gembira.
 
BAYANGKAN apabila hampir seumur hidup Anda tak dapat menggunakan indera penciuman. Hal ini setidaknya dialami oleh Margaret Wagner yang kehilangan salah satu fungsi inderanya tersebut sejak usia 4 tahun hingga memasuki usia lebih dari setengah abad.

Kejadian itu bermula saat Wegner yang saat itu berusia 4 tahun terjatuh saat membawa sebatang pensil sehingga benda tersebut menembus pipinya sebelum tertanam di dalam otaknya. Saat itu, para dokter tak mampu mengeluarkan batang pensil itu dari otak Wegner. Sebagai akibatnya, Wegner sering mengalami pusing, mimisan atau keluar darah dari hidung serta kehilangan daya indera penciuman.

Namun, 5 dasawarsa kemudian, teknologi terus berkembang dan Wegner memetik manfaatnya. Awal bulan ini, seorang spesialis THT di Berlin, Jerman menerima tantangan untuk mengeluarkan batang pensil tersebut dari otak Wegner.

Sinar X memampukan spesialis tersebut untuk mengetahui secara tepat lokasi tertanamnya pensil yang telah berhasil dikeluarkan dari tulang otak Wegner. Gambar yang dipetakan oleh Sinar X memampukan dokter untuk melihat kondisi pembuluh darah dan syaraf optik sebelum diadakannya operasi. Dengan kecanggihan teknologi ini, batang pensil itu dapat dikeluarkan secara aman dari dalam kepala Wegner.

Dokter Hans Behrbohm mengakui menemui kesulitan dalam menjalankan operasi itu dan terpaksa meninggalkan bagian kecil yang sulit ditarik keluar dari posisi asalnya di otak Wegner. Namun, Wegner yang saat ini berusia 59 tahun sudah tak lagi menderita sakit kepala serta mimisan yang sempat dialami hampir sepanjang hidupnya itu. Behrbohm juga menjelaskan bahwa pasiennya itu akan mendapatkan kembali fungsi indera penciumannya dalam waktu tak lama lagi.
 
JAKARTA


A Kiong (40) yang bekerja di pabrik kawat berduri tewas mengenaskan, Sabtu (18/10) pagi. Ketika memasukkan bijih besi ke mesin, A Kiong ikut terbawa. Begitu keluar dari mesin itu, tubuhnya remuk dan nyaris tak berbentuk.

Kejadian masuknya tubuh A Kiong ke mesin yang mirip mesin penggilingan padi ini berlangsung begitu cepat. Sekitar pukul 10.00, belasan karyawan pabrik yang terletak di Kampungmaja, Jalan Peta Utara, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, itu dikejutkan dengan jeritan A Kiong.


Nanang, saksi mata, mengatakan jeritan suara A Kiong sangat keras. Belasan karyawan langsung berhamburan, untuk mencari tahu apa yang menimpa sepupu pemilik pabrik tersebut. Ketika mereka tiba, tubuh A Kiong sudah berada di dalam mesin.


”Tidak mungkin lagi untuk dikeluarkan. Tubuhnya sudah ada di mesin dan tergiling,” kata Nanang.

Mesin pembuatan kawat di pabrik yang tertutup rapat itu memiliki lubang berdiameter sekitar 30 cm dan ini memungkinkan tubuh pekerjanya masuk dalam posisi tidur. A Kiong yang memiliki tubuh relatif kurus tersedot ke mesin itu bersama bahan baku yang dibawanya. Begitu keluar dari mesin itu, tubuhnya remuk.


Peristiwa ini menarik perhatian warga sekitar yang langsung berkumpul di sekitar pabrik. Anggota Polsektro Kalideres cepat-cepat membawa jenazah A Kiong ke RSCM untuk diotopsi.
Pemilik pabrik kawat itu menolak memberikan komentar mengenai peristiwa ini. Bahkan, dia meminta agar ini tidak diberitakan.


Berdasarkan catatan Warta Kota di sejumlah kelurahan di Jakbar, terutama di Cengkareng dan Kalideres, terdapat banyak pabrik atau gudang yang berdiri tanpa izin. Banyak juga pabrik atau gudang itu yang berdiri berdiri di tengah permukiman padat di Kelurahan Pegadungan, Kalideres, Tegalalur, dan Kamal.
 
wahahaha..

dah kurus-remuk pula..

pasti bentuknya mirip plastik bungkusan indomi yg diremes . :D:D
 
DHAKA

Polisi menahan seorang pria yang dituduh memenggal kepala seorang penyewa apartemennya Kamis (23/10) dan kemudian menentengnya ke jalan-jalan di ibukota Bangladesh, Dhaka. Pria yang dikenal bernama Amin (34) itu menenteng kepala perempuan yang dipenggalnya seraya meneriakkan kalimat, "Aku telah membunuh istriku."

Menurut keterangan anggota kepolisian metropolitan Dhaka, Anwarul Islam, Amin sempat bertengkar dengan istrinya dan meninggalkan kediamannya selama 3 hari. Saat kembali ke rumahnya Kamis ini, Amin tak mendapati istrinya itu di sana.

Amin kemudian mendatangi ruangan penyewa apartemen berusia 22 tahun, Tuli, dan kemudian memenggal kepala perempuan tersebut dengan pisau dapur yang tajam. Lalu, Amin membawa kepala yang dipenggalnya itu ke jalan-jalan di luar ruang apartemen.

Polisi segera meringkus Amin setelah menerima telpon dari beberapa saksi mata yang merasa ketakutan. Menurut Islam, ibu Amin, Rokeya Begum, mempunyai apartemen berisi 3 kamar di wilayah Segunbagicha, Dhaka dan menyewakan salah satu kamar ke Tuli sekitar 2 bulan lalu.

Begum juga dilaporkan terluka saat mencoba menghalangi upaya Amin membantai Tuli. Amin saat ini sedang menjalani pemeriksaan kejiwaan di rumah sakit Dhaka Medical College Hospital. Polisi sedang melakukan investigasi terhadap kasus tersebut.
 
MANILA

101627p.jpg


Seorang laki-laki di Filipina dijuluki "Octoman" (manusia cumi-cumi) karena memiliki empat lengan dan tiga kaki. Kaki dan tangan tambahan itu merupakan kembarannya yang mati dan menjadi parasit.

Fenomena medis yang dialami Rudy Santos (55) itu biasa disebut parasitic twin. Ini salah satu kejadian paling langka yang menimpa laki-laki. Rudy memiliki tiga kaki dan empat tangan. Namun, salah satu kakinya buntung dari lutut. Kembarannya yang menempel di dada itu juga punya kepala serta memiliki satu telinga dan kulit kepala dengan sedikit rambut.

Setelah berpuluh tahun baru saat inilah Rudy memutuskan untuk menghilangkan kembarannya yang sudah mati itu lewat jalan operasi. Pria yang 10 tahun terakhir hidup miskin di kota metropolitan Manila itu diyakini sebagai kembar parasit tertua di dunia yang masih hidup.

Untuk memisakan diri dari kembarannya, Rudy akan ditangani Vicente Gomez, dokter paling terkenal dalam hal pemisahan kembar seperti itu. Serangkaian tes medis harus dijalani laki-laki yang pernah ikut acara pertunjukan manusia aneh selama tahun 1980-an sampai 1990-an ini.

Tes itu untuk mengetahui proses pembentukan kembarannya dan apakah kembarannya itu juga hidup, seperti memiliki tulang belakang dan organ sendiri. Pemeriksaan selanjutnya untuk menguji kelayakan Rudy menjalani operasi di usia yang terbilang lanjut.

Kembar parasit juga dikenal dengan asymmetrical atau kembar menempel tidak sebanding, terjadi ketika embrio kembar mulai berkembang di rahim, tetapi mereka tidak terpisah penuh.

Salah satu embrio berkembang lebih dominan. Embrio yang tidak berkembang lantas menjadi parasit karena tidak sepenuhnya berkembang atau bergantung di tubuh embrio yang berkembang sempurna.
 
Israel

APA rasanya apabila beberapa ekor ular merayap di atas tubuh Anda? Apapun jawabannya, seorang pengusaha di Israel mencoba menghadirkan sensasi baru pijat dengan menggunakan beberapa ular yang bebas merayap di atas tubuh manusia.

Ara Barak mengaku menemukan "unsur terapi" dari hewan-hewan peliharaannya itu usai memperhatikan beberapa temannya merasa rileks setelah memegang hewan-hewan reptil itu. Semula perempuan asal Israel itu meraih uang dengan hanya memamerkan hewan bersisik itu ke publik. Namun, Barak mendapatkan penghasilan lebih besar setelah mengetahui hewan-hewan bersisik itu mempunyai nilai tambah.

Ara Barak yang mengelola The Snake Spa menjelaskan sensasi gerakan ular yang merayap di atas tubuh kliennya menimbulkan sensasi ketenangan yang luar biasa. Ular-ular berukuran besar digunakan untuk memberikan pijatan dengan tekanan lebih kencang. Sementara ular-ular berukuran kecil digunakan untuk menimbulkan sentuhan lebih ringan.

Biaya pijat dengan menggunakan seluruh ular yang tak berbisa itu adalah sekitar Rp450.000. Apabila kliennya merasa takut atau jijik untuk dipijat dengan menggunakan ular, Ara Barak juga menawarkan pijatan dengan hewan pengeratnya. Maksudnya?! Sejumlah tikus dan curut akan diletakkan di bawah kaki kliennya untuk menimbulkan rasa nyaman. Bagaimana, mau mencobanya?
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.