• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Gunung Slamet Mulai "Tenang", Status Tetap Siaga

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Gunung Slamet mengalami penurunan aktivitas vulkanik. Suara dentuman yang sempat menggelegar nyaris hampir tiga menit sekali pada Jumat 12 September sudah tidak terdengar warga di bawah kaki Gunung Slamet.

"Sudah tidak bunyi dentuman lagi, sejak kemarin," kata Rosyidah, warga Desa Moga, Kabupaten Pemalang, Minggu (14/9/2014).

Namun, kata Rosyidah, asap masih terlihat keluar dari puncak Gunung Slamet, meski tidak sebesar hari-hari kemarin. "Masih keluar asap putih," ujar dia menambahkan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyatakan aktivitas vulkanik Gunung Slamet memang sudah mengalami penurunan.

"Sudah mengalami penurunan sejak kemarin. Aktivitas menurun tapi status tetap Siaga," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, saat dikonfirmasi terpisah.

Namun, Sutopo mengaku belum tahu dengan detail data penurunan aktivitas vulkanik Gunung Slamet. "Belum ada," ujar Sutopo.

Gunung Slamet terletak di lima wilayah yaitu Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Purbalingga. Sejak dinaikkan menjadi Siaga III, masyarakat atau wisatawan tidak boleh mendekati Gunung Slamet radius 4 Kilometer dari kawah aktif.

BNPB sempat menyiapkan tempat-tempat pengungsian bagi warga Gunung Slamet apabila naik status menjadi Awas. BNPB juga sudah membangun koordinasi dengan lima Kabupaten yang bakal terkena dampak langsung letusan sudah siap menghadapi kemungkinan terburuk.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.