• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

GUNUNG MERAPI MASIH BISA ERUPSI EKSPLOSIF DAN LUNCURKAN AWAN PANAS

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
GUNUNG MERAPI MASIH BISA ERUPSI EKSPLOSIF DAN LUNCURKAN AWAN PANAS


Assalamualaikum warahmatullahi wa barokatuh

Pihak BPPTKG (Balai Penyelidikan & Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) menyebutkan sejak memasuki masa erupsi efusif pada tanggal 4 Januari 2021 lalu, hingga saat ini aktivitas Gunung Merapi terhitung masih tinggi.

Hal ini ditunjukkan dengan terjadinya awan panas guguran sejak tanggal 7 Januari 2021. Bahkan pada Rabu (27/1/2021) kejadian awan panas guguran mencapai 52 kali. Jarak luncur awan panas diperkirakan sejauh 3 km dari puncak Merapi ke arah hulu Kali Boyong & Krasak

LIHAT JUGA
-Mengungkap Sisi Gaib Letusan Awan Panas Gunung Merapi Jawa Tengah


Untuk memastikan jarak luncur awan panas tersebut, BPPTKG menerbangkan drone untuk mengambil foto udara di alur Kali Boyong.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida menyatakan hasil foto udara menunjukkan jarak luncur awan panas pada 27 Januari 2021 mencapai 3,5 km untuk jarak miring atau 3,2 km kalau dihitung jarak horizontal.

Jarak luncur awan panas guguran masih dalam rekomendasi jarak bahaya yg sudah ditetapkan, yaitu pada jarak maksimum 5 km dari puncak Gunung Merapi, tambahnya dalam keterangan tertulis Jumat (29/1/2021).

LIHAT JUGA
- Sisi Gaib penyebab jatuhhya pesawat sriwijaya air di kepulauan seribu

Hanik juga menyebut bahwa awan panas masih berpotensi terjadi di Gunung Merapi. Daerah yg berpotensi bahaya awan panas guguran & guguran lava adalah alur Kali Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, & Putih sejauh maksimal 5 km.

Erupsi eksplosif juga masih mungkin terjadi di Gunung Merapi. Potensi bahaya erupsi eksplosif ini berupa lontaran material vulkanik dalam radius 3 km dari puncak.

Hanik mengimbau masyarakat untuk tidak mengerjakan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya tersebut mengingat awanpanas guguran & lahar hujan dapat terjadi sewaktu-waktu.

BPPTKG terus mengerjakan pemantauan aktivitas Gunung Merapi. Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yg signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera kami tinjau kembali, tutupnya.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh Hari ini 19:08
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.