• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Gunung Lokon Meletus, Tinggi Asap 1.500 Meter

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
KkC.jpg

Gunung api Lokon di Tomohon, Sulawesi Utara kembali meletus. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi telah menyampaikan informasi kepada Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bahwa Gunung api Lokon meletus pada 15 Sept 2012, pukul 18:53 WITA.

Letusan diawali letusan eksplosif, dengan ketinggian asap 1.500 m dari Kawah Tompaluan. Letusan ini menggetarkan kaca-kaca Pos G Lokon, yang berjarak sekitar 5 km dari Kawah Tompaluan. Disusul, dengan letusan strombolian (lontaran material pijar), dengan ketinggian sekitar 600 m dari kawah Tompaluan.

Sebelumnya, PVMBG Badan Geologi juga sudah menyampaikan peringatan dini bahwa sejak Minggu pagi (15 September) pukul 08.30 WITA, telah terjadi peningkatan kegempaan. Sampai pukul 12.00 WITA, tercatat 56 kali gempa Vulkanik dalam, 91 kali gempa Vulkanik dangkal, dan 11 kali gempa hembusan asap.

Jika peningkatan kegempaan kegempaan Gunung Lokon terus berlangsung dengan ritme yang sama, maka dapat diikuti letusan. Kepala Pusat Data, informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data, informasi dan Humas BNPB mengimbau agar tidak ada aktivitas masyarakat dalam radius 1.5 km dari Kawah Tompaluan.

Meskipun Gunung api Lokon meletus, status tetap Siaga (level 3). Belum perlu ada pengungsian. Masyarakat diminta tetap tenang dan waspada. Sejak ditetapkan status Siaga pada 24 Juli 2011 oleh PVMBG, Gunung api Lokon beberapa kali meletus dan tidak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan yang besar.

Tipikal gunung Lokon memang terjadi peningkatan aktivitas yang cepat dan diikuti meletus, kemudian aktivitasnya menurun hingga periode tertentu. BNPB telah meminta BPBD Sulawesi Utara dan BPBD Kota Tomohon untuk mengambil langkah-langkah antisipasi.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.