• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Gunung Es Kekayaan Pegawai Pajak

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Kekayaan fantastis Dhana Widyatmika dan Gayus Tambunan bagai puncak gunung es. Sumber Tempo mengungkap banyak temuan rekening gendut milik pegawai Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Sebagian dari temuan itu tengah diusut oleh kepolisian dan Komisi Pemberantasan Korupsi.

1. AH
Jabatan: Pelaksana di Kantor Pelayanan Pajak Kelapa Gading
Kekayaan: Uang Rp 17 miliar, pusat kebugaran, lapangan bulu tangkis, lapangan futsal, rumah kontrakan, pabrik aluminium, dan apartemen.

2. TI
Jabatan: Pejabat di Kantor Wilayah Bea dan Cukai DKI Jakarta
Kekayaan: Rekening Rp 34 miliar

3. RDHP
Jabatan: Pejabat di Kantor Pajak Penanaman Modal Asing III Jakarta Selatan
Kekayaan: Rp 1,77 miliar

4. AP
Jabatan: Pelaksana di Direktorat Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Pajak
Kekayaan: Polis asuransi Rp 1 miliar

5. NE, istri dari CR
Jabatan: CR adalah pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera bagian Selatan
Kekayaan: Rekening Rp 4,5 miliar

Tempo berusaha menghubungi Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Direktorat Jenderal Pajak, Dedi Rudaedi, lewat sambungan telepon untuk meminta klarifikasi, tapi panggilan tak diangkat. Namun, beberapa waktu lalu, Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany kepada Tempo pernah menyatakan lembaganya belum pernah menerima laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan mengenai rekening gendut milik Dhana. ”Pokoknya, zaman saya tidak ada,” kata Fuad.

Sumber: Koran Tempo
 
Sebenarnya pajak di berlakukan itu semua untuk rakyat, sayang kalau pajak yang semestinya kembali untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di rampok gitu aja untuk kepentingan pribadi, yang saya gak habis pikir, kenapa praktek tersebut terus ada dan terus ada sepertinya hukuman tidak menimbulkan efek jera pada pelakunya. apa jangan-jangan pelaku sama yang menindak hukum ada main???????????????????????????????????????????????????????????????
 
susah negri ini.... tidak ada hati nurani lagi dihati para pejabat negara kita,, mereka memiskinkan masyarakatnya sendiri.
 
uang rakyat raib di makan m koruptor....rkyat kcil menjadi semkin menderita.....
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.