Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.304
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Gulingkan Spanyol 2-1 & puncaki Grup E, Jepang ke 16 besar.
Para pemain & ofisial Jepang merayakan keberhasilannya mencapai 16 akbar setelah untuk kedua kalinya menumbangkan raksasa sepak bola dunia yg kali ini giliran Spanyol yg jadi korban berikutnya Samurai Biru dalam pertandingan terakhir Grup E di Stadion Khalifa International, Doha, Qatar, 1 Desember 2022. ANTARA/AFP/Pilip Fong/pri.
Jakarta (ANTARA) - Jepang kembali menciptakan sensasi akbar dalam Piala Dunia 2022 dengan menjungkalkan Spanyol 2-1 dalam pertandingan terakhir di Grup E yg berlangsung di Stadion Khalifa International, Doha, Qatar, Jumat dini hari ini.
Itu merupakan pencapaian fantastis kedua setelah mereka juga menumbangkan pemenang dunia empat kali Jerman pada laga perdana Grup E.
Bukan itu saja dua pemain yg memasukkan gol ke gawang Spanyol adalah juga dua pemain yg melesakkan gol ke gawang Jerman.
Hasil itu juga kembali menciptakan Jepang mengejutkan semua orang karena finis urutan teratas dalam grup neraka yg dihuni dua mantan pemenang dunia, Spanyol & Jerman.
Kemenangan tersebut juga mengusir Jerman lebih awal dari Piala Dunia seperti terjadi dalam edisi empat tahun lalu di Rusia.
Baca juga: Jerman tersingkir meski menangi drama enam gol lawan Kosta Rika
Selama beberapa menit yg mendebarkan Spanyol sepertinya sudah siap keluar ketika Kosta Rika sempat mengungguli Jerman dalam pertandingan Grup E lainnya.
Namun pemenang dunia edisi 2010 itu lolos dari kegelisahan setelah Jerman balik mengalahkan Los Ticos setelah sempat tertinggal 1-2 untuk berbalik jadi 4-2.
Spanyol & Jerman masing-masing mengumpulkan empat poin hingga laga terakhir ini, tetapi La Roja yg berhak ke 16 akbar karena memiliki selisih gol jauh lebih baik.
Alvaro Morata membawa Spanyol unggul lebih dulu lewat gol dari sundulannya pada sebelas menit pertama. Tetapi Jepang secara dramatis membalas pada awal babak kedua lewat Ritsu Doan & Ao Tanaka.
Kedua pemain yg juga mencetak kedua gol Jepang saat mengalahkan Jerman dalam laga perdana itu menciptakan Samurai Biru secara sensasional bangkit & berbalik menang 2-1.
Tetapi gol Tanaka pada menit ke-51 termasuk sangat kontroversial setelah VAR memutuskan Kaoru Mitoma mempertahankan bola yg terlihat sudah keluar garis permainan.
Baca juga: Pelatih Belgia Roberto Martinez mundur
Dalam laga itu Spanyol kesulitan menciptakan peluang akibat kokohnya pertahanan Jepang saat-saat terakhir di mana regu Asia ini berusaha keras menghindari kebobolan yg dapat memulangkan mereka lebih cepat dari turnamen Qatar ini.
Segera setelah wasit meniup panjang peluitnya, pemain-pemain Jepang larut dalam ekstasi akbar merayakan kemenangan sensasional kedua yg menciptakan mereka terkirim ke 16 akbar Piala Dunia yg keempat kalinya mereka lakukan.
Jepang akan menantang Kroasia dalam babak 16 besar, sedangkan Spanyol menghadapi Maroko.
Baca juga: Maroko ke 16 akbar Piala Dunia, taklukkan Kanada 2-1
Berita diatas dikutip dari internet, jika Gulingkan Spanyol 2-1 & puncaki Grup E, Jepang ke 16 besar adalah spam, mohon beritahu kami.
Para pemain & ofisial Jepang merayakan keberhasilannya mencapai 16 akbar setelah untuk kedua kalinya menumbangkan raksasa sepak bola dunia yg kali ini giliran Spanyol yg jadi korban berikutnya Samurai Biru dalam pertandingan terakhir Grup E di Stadion Khalifa International, Doha, Qatar, 1 Desember 2022. ANTARA/AFP/Pilip Fong/pri.
Jakarta (ANTARA) - Jepang kembali menciptakan sensasi akbar dalam Piala Dunia 2022 dengan menjungkalkan Spanyol 2-1 dalam pertandingan terakhir di Grup E yg berlangsung di Stadion Khalifa International, Doha, Qatar, Jumat dini hari ini.
Itu merupakan pencapaian fantastis kedua setelah mereka juga menumbangkan pemenang dunia empat kali Jerman pada laga perdana Grup E.
Bukan itu saja dua pemain yg memasukkan gol ke gawang Spanyol adalah juga dua pemain yg melesakkan gol ke gawang Jerman.
Hasil itu juga kembali menciptakan Jepang mengejutkan semua orang karena finis urutan teratas dalam grup neraka yg dihuni dua mantan pemenang dunia, Spanyol & Jerman.
Kemenangan tersebut juga mengusir Jerman lebih awal dari Piala Dunia seperti terjadi dalam edisi empat tahun lalu di Rusia.
Baca juga: Jerman tersingkir meski menangi drama enam gol lawan Kosta Rika
Selama beberapa menit yg mendebarkan Spanyol sepertinya sudah siap keluar ketika Kosta Rika sempat mengungguli Jerman dalam pertandingan Grup E lainnya.
Namun pemenang dunia edisi 2010 itu lolos dari kegelisahan setelah Jerman balik mengalahkan Los Ticos setelah sempat tertinggal 1-2 untuk berbalik jadi 4-2.
Spanyol & Jerman masing-masing mengumpulkan empat poin hingga laga terakhir ini, tetapi La Roja yg berhak ke 16 akbar karena memiliki selisih gol jauh lebih baik.
Alvaro Morata membawa Spanyol unggul lebih dulu lewat gol dari sundulannya pada sebelas menit pertama. Tetapi Jepang secara dramatis membalas pada awal babak kedua lewat Ritsu Doan & Ao Tanaka.
Kedua pemain yg juga mencetak kedua gol Jepang saat mengalahkan Jerman dalam laga perdana itu menciptakan Samurai Biru secara sensasional bangkit & berbalik menang 2-1.
Tetapi gol Tanaka pada menit ke-51 termasuk sangat kontroversial setelah VAR memutuskan Kaoru Mitoma mempertahankan bola yg terlihat sudah keluar garis permainan.
Baca juga: Pelatih Belgia Roberto Martinez mundur
Dalam laga itu Spanyol kesulitan menciptakan peluang akibat kokohnya pertahanan Jepang saat-saat terakhir di mana regu Asia ini berusaha keras menghindari kebobolan yg dapat memulangkan mereka lebih cepat dari turnamen Qatar ini.
Segera setelah wasit meniup panjang peluitnya, pemain-pemain Jepang larut dalam ekstasi akbar merayakan kemenangan sensasional kedua yg menciptakan mereka terkirim ke 16 akbar Piala Dunia yg keempat kalinya mereka lakukan.
Jepang akan menantang Kroasia dalam babak 16 besar, sedangkan Spanyol menghadapi Maroko.
Baca juga: Maroko ke 16 akbar Piala Dunia, taklukkan Kanada 2-1
Berita diatas dikutip dari internet, jika Gulingkan Spanyol 2-1 & puncaki Grup E, Jepang ke 16 besar adalah spam, mohon beritahu kami.