yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Sebuah ledakan di gudang amunisi di Turki, Rabu (5/9/2012) malam waktu setempat, telah menewaskan 25 tentara dan melukai empat orang lainnya.
Ledakan itu terjadi di sebuah gudang yang khusus menyimpan granat di Provinsi Afyon, sebelah barat ibu kota Turki, Ankara.
Menteri Lingkungan Turki, Veysel Eroglu, mengatakan, penyebab ledakan itu adalah sebuah kecelakaan dan bukan serangan teroris.
"Ledakan ini terjadi mungkin berawal dari jatuhnya sebuah granat tangan," kata Eroglu.
Para prajurit yang tewas itu diduga terjebak di dalam bangunan itu saat pasukan pemadam kebakaran tengah berupaya memadamkan kobaran api.
Tim penyelamat kesulitan mengevakuasi jenazah para prajurit yang tewas karena granat masih bergeletakan dan dikhawatirkan menimbulkan ledakan baru.
Kobaran api yang sangat besar terjadi selama beberapa jam dan pasukan penyelamat mengalami kesulitan mengatasi insiden itu karena status kerahasiaan tinggi pangkalan militer itu.
Sejumlah saksi mata mengatakan, para penduduk ibu kota Provinsi Afyon, Ayfonkarahisar, berhamburan ke luar rumah karena mengira telah terjadi gempa bumi.
Insiden yang menewaskan puluhan tentara Turki ini terjadi di saat militer tengah melakukan banyak aktivitas.
Pesawat-pesawat tempur Turki dikabarkan masih melakukan serangan terhadap para pemberontak Kurdi di perbatasan negeri itu dengan Suriah.
Ledakan itu terjadi di sebuah gudang yang khusus menyimpan granat di Provinsi Afyon, sebelah barat ibu kota Turki, Ankara.
Menteri Lingkungan Turki, Veysel Eroglu, mengatakan, penyebab ledakan itu adalah sebuah kecelakaan dan bukan serangan teroris.
"Ledakan ini terjadi mungkin berawal dari jatuhnya sebuah granat tangan," kata Eroglu.
Para prajurit yang tewas itu diduga terjebak di dalam bangunan itu saat pasukan pemadam kebakaran tengah berupaya memadamkan kobaran api.
Tim penyelamat kesulitan mengevakuasi jenazah para prajurit yang tewas karena granat masih bergeletakan dan dikhawatirkan menimbulkan ledakan baru.
Kobaran api yang sangat besar terjadi selama beberapa jam dan pasukan penyelamat mengalami kesulitan mengatasi insiden itu karena status kerahasiaan tinggi pangkalan militer itu.
Sejumlah saksi mata mengatakan, para penduduk ibu kota Provinsi Afyon, Ayfonkarahisar, berhamburan ke luar rumah karena mengira telah terjadi gempa bumi.
Insiden yang menewaskan puluhan tentara Turki ini terjadi di saat militer tengah melakukan banyak aktivitas.
Pesawat-pesawat tempur Turki dikabarkan masih melakukan serangan terhadap para pemberontak Kurdi di perbatasan negeri itu dengan Suriah.