yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu mendesak para para calon siswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Provinsi Maluku yang tak mampu melakukan berbagai prosedur tes fisik agar terus berlatih sebelum mengikuti seleksi lanjutan pada tingkat nasional. Gubernur Maluku menduga, ketidak mampuan para calon siswa IPDN Provinsi Maluku melakukan tes fisik akibat hasil seleksi penerimaan yang dilakukan panitia daerah bermuatan praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
" Hal ini mungkin karena dalam penerimaan sarat dengan KKN," kata Ralahalu dengan nada kecewa saat acara pelepasan calon prajab IPDN Angkatan XXV di lantai 7 Kantor Gubernur, Kamis 13 September, 2012.
Menurut Gubernur, uji fisik berupa sit up, push up dan scott jump yang sesuai dengan standar merupakan hal-hal dasar yang sudah sepatutnya dikuasai oleh seorang lulusan IPDN. "Melihat kondisi seperti ini, lulusan IPDN dari Maluku harus banyak latihan lagi, kalau tidak nantinya sampai di tingkat nasional akan gugur," kata Ralahalu yang purnawirawan TNI itu.
“Untuk kesiapan saya menganggap kurang, dan harus terus dilakukan pelatihan, sehingga nantinya sampai pada tingkat nasional tidak memalukan nama Maluku. Sedangkan untuk pembimbing untuk memperhatikan kesehatan para lulusan ini,” kata Ralahalu.
Sebagaimana diketahui, hasil seleksi siswa yang akan mengikuti lanjutan pendidikan di IPDN untuk Provinsi Maluku berjumlah 45 siswa dari ribuan siswa yang mendaftar.